44 Kasus DBD Muncul di Kota Malang, Sampah Jadi Biang Kerok?

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

17 Feb 2025 13:31

Thumbnail 44 Kasus DBD Muncul di Kota Malang, Sampah Jadi Biang Kerok?
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Kota Malang mencatat adanya 44 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di awal tahun 2025. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif menjelaskan salah satu faktor yang mempengaruhi DBD ialah maraknya tumpukan sampah.

Sampah yang berupa kaleng maupun tempat yang dapat menampung air, menjadi sasaran empuk nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Tak heran jika di antara penyakit berbasis lingkungan yang ada, demam berdarah menjadi salah satu kasus yang marak ditemui.

"Di sini yang paling banyak terjadi ya infeksi saluran pernapasan, kemudian kalau dari barang bekas adalah demam berdarah. Jumlahnya DBD di Januari sampai minggu pertama Februaru 2025 ada 44 kasus. Semua usia ada yang terserang," ujar Husnul kepada Ketik.co.id.

Untuk infeksi saluran pernapasan, Husnul menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk seringkali terkontaminasi dengan debu. Untuk itu, masyarakat diimbau waspada agar debu yang terhirup tidak sampai menyerang saluran pernapasan.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

"Sampah setiap hari ada, mau di musim hujan dan kemarau. Saat kemarau, debu-debunya memberikan polusi pada lingkungan. Debu bisa masuk ke saluran pernapasan, bisa membuat gangguan saluran pernapasan," lanjutnya.

Menurutnya, sampah yang merupakan barang kotor, harus ditempatkan pada tempat yang sesuai. Jika dibiarkan terus tertimbun maka akan mengendap dan mendatangkan faktor-faktor lainnya.

"Sampah itu akan mendatangkan faktor, bisa lalat, nyamuk, serangga yang lain. Faktor ini sedikit banyak akan mempengaruhi kesehatan lingkungan, dan kesehatan perorangan maupun masyarakat," jelasnya.

Tak hanya DBD dan gangguan saluran pernapasan, timbunan sampah yang tercemar juga dapat menyerang pencernaan manusia. Bibit bakteri dari sampah dapat tersebar melalui serangga untuk menyerang manusia.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Bisa gangguan pencernaan berupa diare ataupun yang lain. Kalau serangga ada nyamuk dan lainnya, itu membawa bibit bakteri atau penyakit. Kemudian bakteri di sampah juga menimbulkan kontaminasi pada air ataupun sumber air di sekitarnya akan mempengaruhi kesehatan," terangnya.

Husnul mengimbau agar masyarakat dapat senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Terlebih memasuki musim hujan, tempat penanpungan air harus rutin dibersihkan.

"Imbauan tentu berkaitan dengan kesehatan pribadi terutama kebersihan lingkungan. Tempatkan sampah pada tempatnya, lakukan beberapa tindakan agar lingkungan kita bersih. Tempat penampungan air harus dibersihkan sehingga tidak menjadi perindukan nyamuk," tegasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Apel Gabungan, Safriadi Oyon Ajak Semua ASN Bersatu Membangun Aceh Singkil

Baca Selanjutnya

Izin PT Ensem Abadi di Abdya Terancam Dicabut, Ini Penyebabnya

Tags:

Dinas Kesehatan dbd Kota Malang Demam Berdarah Sampah Kota Malang sampah Penyakit Berbasis Lingkungan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H