KETIK, PACITAN – Pengisian posisi manager Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pacitan masih menyisakan kekurangan. 

Dari total kebutuhan 167 manager untuk gerai KDMP, baru 148 orang yang terisi.

Dari jumlah tersebut, enam manager malah mengundurkan diri saat proses penandatanganan kontrak. 

Dengan kondisi itu, masih terdapat sekitar 25 posisi manager yang dibutuhkan untuk mengisi sejumlah gerai KDMP di Pacitan.

Komandan Kodim 0801/Pacitan Letkol Arh Rudi Ariyanto, S.E., M.Sos., mengatakan pihaknya belum mengetahui kapan kekurangan manager tersebut akan dipenuhi. 

Baca Juga:
Momen Warga Terima Bantuan Air Bersih dari Satpol PP Pacitan, Akui Sangat Terbantu

Sebab, kewenangan pengisian posisi tersebut berada di pemerintah pusat.

"Belum tahu ya, karena itu wewenang dari pemerintah pusat," kata Rudi usai mengisi acara Pembekalan Manager KDMP di Mako Kodim 0801 Pacitan, Senin, 5 Oktober 2026.

Rudi menjelaskan, enam manager yang tidak melanjutkan penugasan mengundurkan diri karena alasan keluarga. 

Mereka diketahui berasal dari luar Pacitan, di antaranya Gunungkidul, Bantul, Wonogiri, dan Sleman.

Baca Juga:
Puluhan Pengendara Pelajar Pacitan Ditindak Polisi, Bersekolah Pakai Knalpot Brong-Tak Pakai Helm

"Karena alasan keluarga. Semuanya itu dari luar Pacitan. Mungkin karena jauh," ungkapnya.

Diketahui, manager KDMP Pacitan mulai ditempatkan di sejumlah gerai sejak Kamis, 1 Oktober 2026.

Bagi yang sudah ditempatkan, Rudi meminta para manager memanfaatkan waktu sebelum gerai beroperasi untuk melakukan berbagai persiapan di wilayah masing-masing. 

Mereka juga diminta berkoordinasi dengan lurah atau kepala desa, karyawan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga perusahaan yang berada di sekitar lingkungan KDMP.

Menurut Rudi, tugas awal manager tidak hanya mempersiapkan operasional gerai, tetapi juga menggali potensi ekonomi yang ada di desa. 

Potensi tersebut nantinya dapat menjadi bahan untuk menentukan produk maupun UMKM yang bisa masuk dalam kegiatan koperasi.

"Koperasi kan tidak hanya menjual barang tuh. Potensi dari desanya apa? Bagian dari KDMP kan salah satunya offtaker. Nanti kan jadi masukan di gerai. UMKM apa yang bisa dimasukkan," jelasnya.

Di sisi lain, hingga Senin, 5 Oktober 2026, belum ada satu pun gerai KDMP di Pacitan yang diluncurkan dan beroperasi. 

Pelaksanaan operasional masih menunggu proses selanjutnya.

"Kalau beberapa wilayah (luar daerah) sudah ada yang launching, sudah beroperasional. Kalau Pacitan, nol. Belum ada sama sekali yang launching," katanya.

Meski waktu peluncuran belum ditentukan, Rudi memastikan operasional KDMP di Pacitan ditargetkan dapat berjalan tahun ini.

"Iya, tahun ini," ujarnya.(*)