17 Suku Berkumpul Bahas Pencegahan Potensi Konflik di Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

1 Sep 2023 09:57

Thumbnail 17 Suku Berkumpul Bahas Pencegahan Potensi Konflik di Kota Malang
Pertemuan 17 suku di Indonesia yang ada di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Sebuah fenomena menarik terjadi di Kota Malang ketika 17 perwakilan suku di Indonesia, yang tersebar di wilayah Malang Raya berkumpul pada Jumat (1/9/2023). Pertemuan tersebut membahas strategi pencegahan potensi konflik yang mungkin timbul di Kota Malang.

Ade Syarif Hidayat selaku Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Malang menjadi inisiator pertemuan tersebut. Menurutnya, terbentuknya FPK sebagai arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menjaring aspirasi yang kemudian disampaikan kepada Gubernur. 

Aspirasi yang terkumpul akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembauran kebangsaan. Melalui pembauran kebangsaan, diharapkan tercipta integrasi antar masyarakat melalui interaksi sosial.

"Kami menyelenggarakan sosialisasi kebijakan yang berkaitan dengan pembauran kebangsaan. Kemudian merumuskan rekomendasi kepada Gubernur sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembauran kebangsaan," jelas perwakilan dari Suku Sunda itu.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

FPK pernah menangani kasus pengeroyokan mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) yang sempat ramai. Pasalnya kasus tersebut melibatkan dua kelompok mahasiswa dari daerah Atambua dan Sumba.

"FPK ada perwakilan dari masing-masing suku itu. Kita ajak tokoh-tokoh untuk mediasi dan musyawarah. Kemudian kita lapor ke Wakil Wali Kota Malang sebagai dewan pembina. Pada saat itu langsung mengadakan rapat koordinasi di Balai Kota. Puncaknya pada 18 Juli 2023 dari Indonesia Timur mengadakan deklarasi Indonesia damai tepatnya di Karanglo," tuturnya.

Waki Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko turut hadir dan menekankan karakter warga Kota Malang yang cinta damai. Terlebih mendekati Pemilu serentak 2024 dibutuhkan komitmen dalam menjaga kesatuan dan persatuan.

"Kita harus menjaga Kota Malang bersama-sama untuk kepentingan kita semua. Apalagi untuk sukses acara nasional yaitu Pemilu di tahun 2024 mendatang. Budaya, kebiasaan, karakter warga Kota Malang bisa sambung dengan warga yang datang dari seluruh Indonesia," paparnya.(*)

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Baca Sebelumnya

Awal Menolak, Berujung Cinta Menjadi Polwan

Baca Selanjutnya

Makam Dinger di Kota Batu, Makam Tuan Tanah Belanda

Tags:

Suku di Indonesia Persatuan dan Kesatuan Kota Malang Forum Pembauran Kebangsaan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar