1.400 Lebih Rumah Tak Layak Huni Jadi PR Pemkot Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

11 Sep 2023 06:31

Thumbnail 1.400 Lebih Rumah Tak Layak Huni Jadi PR Pemkot Malang
Pemkot Malang saat menyerahkan bantuan bagi warga yang memiliki rumah tidak layak huni. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pengentasan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) masih jadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Malang. Berdasarkan data yang diperoleh dari website resmi Pemkot Malang, di tahun 2022 masih ada 1.471 rumah tidak layak huni.

Adapun rinciannya, Kecamatan Blimbing 300 unit, Kecamatan Klojen 250 unit, Kecamatan Kedungkandang 394 unit, Kecamatan Sukun 330 unit, dan Kecamatan Lowokwaru sebanyak 197 unit.

Pemkot Malang saat ini secara bertahap melakukan renovasi terhadap rumah yang tak layak huni. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto saat menyerahkan bantuan bedah rumah di Balai Kota Malang, Senin (11/9/2023).

"Total rumah tidak layak huni di Kota Malang ada 1.400 lebih yang menurut data layak untuk dilakukan bedah rumah. Sekarang untuk bantuan dari APBD baru terealisasi 185 rumah. Di SK kedua ada sekitar 230 rumah. Itu setelahnya di 2024 jadi kita laksanakan berkelanjutan," ujarnya.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Bantuan untuk bedah rumah tersebut merupakan kolaborasi dengan Kemen PUPR melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Provinsi Jawa Timur, dan Pemkot Malang. Total warga Kota Malang yang memperoleh bantuan bedah rumah ialah 415 orang. 

Masing-masing penerima bantuan mendapatkan dana sebesar Rp 20 juta untuk biaya material dan jasa kuli bangunan. Hingga pada tanggal 30 November 2023, pengerjaan telah ditargetkan tuntas.

"Nanti Rp 17,5 juta untuk material dan Rp 2,5 juta untuk biaya tukang. Bagi penerima manfaat mereka sudah kita buatkan rekening. Pencairan langsung transfer, dari rekening penerima manfaat kita lakukan pemindahbukuan ke rekening toko material maupun ke tukang masing-masing. Jadi dari penerima manfaat tidak menerima tunai," lanjut Dandung.

Sementara itu penuntasan kawasan kumuh telah masuk dalam program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik. Di tahun 2023 ini fokus Pemkot Malang ada di Kelurahan Kotalama dan Mergosono. Tahun ini yang disiapkan ialah penampungan sementara bagi 53 pemilik rumah.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

"Saat ini ada anggaran yang berkaitan dengan masalah persiapan atas haknya dan perizinan. Saya juga titip yang di 2024 nanti Kotalama yang berbasis 53 rumah itu kita kawal Rp 5 miliar," tambah Wali Kota Malang, Sutiaji.

Menurut Sutiaji penuntasan kawasan kumuh menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Banyaknya rumah tak layak huni rupanya masih menjadi pekerjaan rumah Pemkot Malang yang perlu penyelesaian secara bertahap.

"Jadi ini program yang memang sudah menjadi komitmen. Urusan-urusan pemerintah daerah salah satu di antaranya adalah ketersediaan rumah layak huni. Memang masalahnya tidak langsung dibangun, prosesnya panjang," ujarnya. (*)

Baca Sebelumnya

Gubernur Khofifah Adaftif Terhadap Keragaman Jawa Timur

Baca Selanjutnya

Top! Siswa SMAN 1 Ngamprah Raih Lomba FLS2N Tingkat Nasional

Tags:

Rumah Tidak Layak Huni Perumahan Kumuh Kemiskinan Kota Malang Kota Malang RTLH Pemkot Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar