KETIK, SINJAI – Sebanyak 13 dosen Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) berhasil meraih hibah pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026.

Capaian tersebut diumumkan dalam kegiatan penandatanganan kontrak yang digelar di Ruang Pertemuan UMSi, Sabtu, 16 Mei 2026.

Dari total penerima hibah, sebanyak 11 dosen memperoleh pendanaan untuk program penelitian, sementara dua dosen lainnya menerima hibah PKM.

Rektor UMSi, Prof. Dr. Umar Congge, menyampaikan apresiasi atas capaian para dosen yang dinilai mampu memperkuat budaya riset dan pengabdian di lingkungan kampus.

“Selamat kepada seluruh dosen yang berhasil lolos hibah penelitian dan PKM tahun ini. Semoga ke depan semakin banyak dosen UMSi yang mampu meraih pendanaan, baik di bidang penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga:
Lewat Permainan Sirkuit Ala F1, Dosen UT Tingkatkan Kompetensi Pedagogik Guru PAUD Lowokwaru

Menurutnya, keberhasilan para dosen tersebut dinilai menjadi bukti meningkatnya kualitas akademik dan produktivitas riset di lingkungan kampus Muhammadiyah di Kabupaten Sinjai itu.

"Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi prestasi individu dosen, tetapi juga menunjukkan peningkatan kapasitas institusi dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan berkelanjutan," imbuhnya.

Sementara itu, mewakili Badan Pembina Harian (BPH) UMSi, Dr. H. A. Jamaluddin menegaskan bahwa hibah yang diperoleh harus dijalankan secara maksimal agar hasil penelitian dan pengabdian benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:
Unisma Kukuhkan 3 Guru Besar Baru, Dongkrak Riset dan Publikasi Internasional

“Keberhasilan meraih hibah ini harus dibarengi dengan komitmen untuk merealisasikan program secara maksimal agar hasil penelitian maupun pengabdian benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pintanya.

Ia menambahkan, sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah di Sinjai, UMSi terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat melalui penguatan sumber daya manusia dan budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Dengan Akreditasi Institusi Baik Sekali, UMSi kian memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang dipercaya masyarakat,” ungkapnya.

Selain fokus pada pengembangan institusi, UMSi diketahui juga aktif mencetak prestasi mahasiswa di bidang akademik, olahraga, riset, dan pengabdian masyarakat.

"Ini sebagai bagian dari komitmen mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional," pungkasnya.

Saat ini, UMSi memiliki 12 program studi yang tersebar di tiga fakultas, yakni Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik, dan Humaniora, Fakultas Pertanian, serta Fakultas Teknik, ditambah satu Program Pascasarjana.

Lebih lanjut, kegiatan penandatanganan kontrak hibah tersebut turut dihadiri unsur BPH, pimpinan universitas, Ketua dan Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), staf LPPM, serta seluruh dosen penerima hibah.(*)