1 Abad NU, Bendera Raksasa 1.000 Meter Bakal Selimuti Gunung Panderman Kota Batu

27 Januari 2026 14:38 27 Jan 2026 14:38

Thumbnail 1 Abad NU, Bendera Raksasa 1.000 Meter Bakal Selimuti Gunung Panderman Kota Batu

Poster kegiatan pembentangan bendera NU sepanjang 1000 meter dalam rangka 1 abad NU. (Foto: Instagram @pcnu_batu)

KETIK, BATU – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu akan menggelar pembentangan bendera NU sepanjang 1.000 meter di lereng Gunung Panderman pada Minggu, 1 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 1 abad NU dalam penanggalan Masehi.

Pembentangan bendera tersebut bukan kali pertama dilakukan. Pada 2023 lalu, PCNU Kota Batu telah menginisiasi kegiatan serupa dalam rangka peringatan satu abad NU penanggalan Hijriah dan berhasil mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Tahun ini, kegiatan kembali digelar sebagai bentuk penguatan semangat kebangsaan, ke-NU-an, serta refleksi perjalanan panjang Nahdlatul Ulama selama satu abad dalam kalender Masehi.

Ketua PCNU Kota Batu, Takim, menjelaskan bahwa kegiatan ini terinspirasi dari agenda serupa yang pernah dilaksanakan pada tahun 2023 saat peringatan satu abad NU berdasarkan kalender Hijriah. Menurutnya, peringatan satu abad Masehi dinilai memiliki makna historis yang tak kalah penting untuk diperingati secara khusus oleh warga NU di Kota Batu.

“Gagasannya muncul dari PCNU bersama badan otonom NU yang ingin mengulang kegiatan pada 2023. Saat itu peringatan satu abad Hijriah, sekarang kami memperingati satu abad NU dalam hitungan Masehi,” ujar Takim.

Ia menuturkan, rangkaian kegiatan PCNU Kota Batu diselaraskan dengan agenda besar PWNU Jawa Timur yang terpusat di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 7-8 Februari 2026. Oleh karena itu, PCNU Kota Batu memilih menggelar kegiatan pendahuluan sebelum agenda puncak PWNU.

“Sebelum kegiatan besar PWNU, PCNU Kota Batu menggelar beberapa rangkaian. Pada 24 Januari lalu kami sudah melaksanakan ziarah muassis. Selanjutnya, pada 1 Februari pagi, kami menggelar peringatan satu abad NU dengan tumpengan dan pembentangan bendera,” jelasnya.

Takim menyampaikan, titik kumpul kegiatan ditetapkan di MI Bustanul Ulum, Dusun Srebet, Desa Pesanggrahan, Kota Batu, pada pukul 06.26 WIB. Kegiatan diawali dengan tumpengan sebanyak 26 tumpeng sebagai simbol berdirinya Nahdlatul Ulama pada tahun 1926, dilanjutkan apel bersama, kemudian pembentangan bendera di lereng Gunung Panderman.

“Tumpengan akan dilaksanakan di lingkungan MI Bustanul Ulum Srebet, dan bisa diikuti oleh banyak peserta. Setelah itu apel, lalu dilanjutkan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter,” katanya.

Ia menambahkan, bendera yang akan dibentangkan merupakan bendera yang sebelumnya juga digunakan pada kegiatan tahun 2023. Bendera tersebut telah dilakukan perawatan dan perbaikan, termasuk pada bagian lukisan NU yang sempat mengalami kerusakan.

“Benderanya bendera yang kemarin, sudah kami perbaiki kembali agar layak digunakan,” ungkap Takim.

Untuk teknis pembentangan di medan pegunungan, PCNU Kota Batu melibatkan unsur yang memiliki kemampuan khusus. Takim menegaskan tidak semua peserta akan dilibatkan dalam pendakian demi faktor keselamatan.

“Karena tidak semua orang terbiasa naik gunung, maka untuk pembentangan bendera akan dikomandoi oleh LPBI NU, bersama Banser, Ansor, serta didukung Lazisnu Kota Batu,” jelasnya.

Sementara itu, pada agenda puncak peringatan satu abad NU yang digelar PWNU Jawa Timur di Stadion Gajayana, PCNU Kota Batu berencana mengirimkan sekitar 5.000 jamaah untuk mengikuti kegiatan mujahadah.

“Untuk kegiatan di Gajayana, PCNU Kota Batu menargetkan mengirim sekitar 5.000 peserta. Saat ini pendataan masih berjalan,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

PCNU Kota Batu 1 Abad NU Kota Batu Bendera NU Gunung Panderman NAHDLATUL ULAMA NU