Pesan Wali Kota Batu ke Pengurus IPNU-IPPNU: Adaptif, Jaga Karakter, dan Baca Frekuensi Zaman

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Fisca Tanjung

31 Jan 2026 15:29

Thumbnail Pesan Wali Kota Batu ke Pengurus IPNU-IPPNU: Adaptif, Jaga Karakter, dan Baca Frekuensi Zaman
Wali Kota Batu, Nurochman saat memberikan sambutan acara Pelantikan Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Wali Kota Batu, Nurochman, memberikan beberapa pesan kepada pengurus PC IPNU dan IPPNU Kota Batu yang baru dikukuhkan, pada Sabtu, 31 Januari 2026, di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Kota Batu.

Ia menekankan pentingnya implementasi nilai adaptif, berkarakter, berkelanjutan, serta kesamaan frekuensi dengan generasi muda sebagai kunci keberhasilan gerakan pelajar NU di tengah dinamika zaman.

Dalam sambutannya, Nurochman mengapresiasi tema besar yang diusung kepengurusan IPNU-IPPNU Kota Batu. Menurutnya, tiga kata utama dalam tema tersebut sudah sangat relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.

“Saya suka dengan tiga kata yang diangkat, yaitu adaptif, berkarakter, dan berkelanjutan. Tapi saya ingin menambahkan satu lagi, yaitu frekuensi. Empat hal ini harus benar-benar bisa diimplementasikan,” ujar Nurochman.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Ia menegaskan, sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama yang dikenal memiliki basis pendidikan kuat, pelajar NU dituntut untuk mampu beradaptasi secara progresif, bukan sekadar menyesuaikan diri dengan perubahan.

“Dinamika hari ini sangat luar biasa. Kalau kita tidak mampu beradaptasi, mulai dari level desa, kelurahan, kecamatan, hingga kota, hampir bisa dipastikan kita akan ketinggalan zaman,” tegasnya.

Menurut Nurochman, tidak ada capaian besar yang dapat diraih tanpa kemampuan membaca perubahan dan melakukan progresivitas dalam adaptasi. Karena itu, ia mengingatkan agar generasi pelajar NU tidak sampai tergerus oleh perkembangan zaman.

“Jangan sampai generasi Nahdlatul Ulama ketinggalan zaman. Ini harus diterjemahkan ke dalam program nyata,” katanya.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Selain adaptif, Wali Kota Batu juga menyoroti pentingnya kesamaan frekuensi antara organisasi pelajar dengan realitas sosial generasi muda saat ini, khususnya Generasi Z.

“Apakah pengurus IPNU dan IPPNU sudah membaca frekuensi yang ada di masyarakat? Kalau frekuensinya tidak ketemu, maka tidak akan pernah menjadi satu gelombang perjuangan,” ujarnya.

Ia menilai, memahami kecenderungan, minat, dan cara berpikir anak muda menjadi tantangan tersendiri. Tanpa kemampuan menangkap frekuensi tersebut, organisasi akan kesulitan menyampaikan pengaruh positif kepada pelajar di Kota Batu.

“Kalau kita tidak cermat membaca frekuensi yang berkembang, kita hanya akan besar di internal, tetapi tidak punya nilai di hadapan masyarakat luas,” imbuhnya.

Meski menekankan adaptasi dan kesamaan frekuensi, Nurochman mengingatkan agar karakter khas Nahdlatul Ulama tetap menjadi fondasi utama. Ia menilai, tradisi dan nilai ke-NU-an merupakan jati diri yang tidak boleh hilang oleh arus perubahan.

“Adaptasi itu penting, tetapi karakter jangan sampai lepas. Itu jati diri kita. Jangan sampai karena menyesuaikan zaman, karakter justru hilang,” pesannya.

Terkait nilai keberlanjutan, Nurochman menjelaskan bahwa konsep tersebut tidak hanya dimaknai sebagai regenerasi organisasi atau sumber daya manusia, tetapi juga mencakup tanggung jawab menjaga lingkungan dan sumber daya alam.

“Kota Batu yang sejuk, nyaman, harmonis, Sae tidak akan berkelanjutan jika hari ini kita tidak melakukan apa-apa untuk lingkungan,” ujarnya.

Ia menekankan perlunya keseimbangan di tengah pesatnya pembangunan dan investasi di Kota Batu, termasuk kebijakan pembatasan eksploitasi alam agar risiko bencana dapat diminimalkan.

“Tidak semua potensi harus dieksploitasi. Alam butuh keseimbangan. Kalau sudah tidak seimbang, bencana bisa terjadi kapan saja, dan itu akibat ulah manusia,” tegasnya.

Menutup pesannya, Wali Kota Batu mengajak IPNU dan IPPNU untuk menjadikan kepedulian lingkungan sebagai komitmen bersama, termasuk melalui gerakan penghijauan dan pelestarian alam.

“Mari kita cintai lingkungan kita, menjaga keberlanjutan, dan menghijaukan kembali kawasan yang mulai gundul. Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Negara Tanpa Tanggal Tua Versi Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Baca Selanjutnya

Kurang dari 12 Jam Polresta Cilacap Tangkap Pelaku Pembunuhan Balita Dalam Karung, Ini Motifnya

Tags:

Wali Kota Batu Nurochman IPNU-IPPNU Kota Batu Kota Batu

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Banyak yang Nekat Lewat, Jalur Klemuk Kota Batu Ditutup dengan Barrier dan Dipasang CCTV

15 April 2026 13:45

Banyak yang Nekat Lewat, Jalur Klemuk Kota Batu Ditutup dengan Barrier dan Dipasang CCTV

Kota Batu Tuan Rumah HLM TP2DD, Dorong Digitalisasi dan Transaksi Non-Tunai

15 April 2026 12:18

Kota Batu Tuan Rumah HLM TP2DD, Dorong Digitalisasi dan Transaksi Non-Tunai

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

14 April 2026 22:03

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

14 April 2026 18:10

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

14 April 2026 16:11

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

14 April 2026 15:18

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar