Libur Sekolah Dongkrak Wisata Durian Fantasi Kota Batu, Kunjungan Naik Hingga 40 Persen

15 Juli 2026 11:37 15 Jul 2026 11:37

Dafa Wahyu P., Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Libur Sekolah Dongkrak Wisata Durian Fantasi Kota Batu, Kunjungan Naik Hingga 40 Persen

Salah satu wahana unik berbentuk durian di Durian Fantasi Kota Batu. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Lonjakan wisatawan selama libur sekolah turut mendongkrak tingkat kunjungan di Durian Fantasi (Dufan), yang berlokasi di Jalan Abdul Gani Atas, Kota Batu.

Destinasi wisata bertema durian tersebut mencatat peningkatan pengunjung hingga 30-40 persen per hari, didukung wahana keluarga, spot foto tematik, serta wisata edukasi pertanian yang diminati berbagai kalangan.

Konseptor Durian Fantasi, Sudjono Djonet, mengatakan peningkatan kunjungan berlangsung cukup konsisten sepanjang musim liburan.

Menurutnya, tingginya minat wisatawan dipengaruhi oleh kombinasi wisata rekreasi, edukasi, dan panorama alam yang ditawarkan destinasi tersebut.

“Secara umum Durian Fantasi mendapat dampak positif selama libur sekolah. Kunjungan meningkat stabil sekitar 30 hingga 40 persen setiap hari dibandingkan hari biasa. Puncak keramaian terjadi pada minggu pertama, kemudian kembali tinggi pada minggu terakhir masa liburan,” ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.

Durian Fantasi mengusung konsep wisata tematik berbasis buah durian. Pengunjung dapat menikmati berbagai sudut swafoto bernuansa durian, mencoba wahana rekreasi seperti Safari Durian dan Adventure khusus anak-anak, hingga mencicipi aneka kuliner berbahan dasar durian.

Selain itu, lokasi wisata yang berada di kawasan perbukitan juga menawarkan panorama Kota Batu yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Tidak hanya menghadirkan hiburan, Durian Fantasi juga mengembangkan konsep agrowisata edukatif. Pengunjung diajak mengenal berbagai jenis tanaman buah sekaligus mempelajari teknik budidaya dan perawatannya secara langsung.

Menurut Sudjono, aktivitas edukasi tersebut mendorong banyak pengunjung membeli bibit tanaman untuk dibawa pulang, terutama bibit alpukat dan durian.

“Banyak pengunjung yang tertarik membeli bibit setelah mengikuti wisata edukasi. Yang paling diminati adalah bibit alpukat dan durian dengan harga mulai Rp25 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jenis dan ukuran tanamannya,” katanya.

Saat ini tersedia lima varietas alpukat serta berbagai jenis durian unggulan, termasuk tanaman yang sudah memasuki usia produktif dan siap berbuah.

Ia menjelaskan beberapa varietas premium yang menjadi favorit antara lain Musang King asal Malaysia dengan daging berwarna oranye terang, tekstur lembut dan creamy, serta cita rasa manis berpadu sedikit pahit.

Selain itu terdapat varietas Duri Hitam yang memiliki ujung duri berwarna gelap, daging tebal, lengket, serta perpaduan rasa manis dengan sensasi pahit yang khas.

Untuk melengkapi pengalaman wisata, pengunjung juga dapat menikmati berbagai olahan durian seperti es krim, kolak, hingga menu terbaru berupa pizza durian.

Ke depan, pengelola berencana memperluas fasilitas edukasi dengan membangun ruang kelas, wahana permainan air, area pembelajaran, hingga ruang pelatihan pengolahan produk berbahan dasar durian.

Pengembangan tersebut dilakukan untuk mengakomodasi meningkatnya kunjungan rombongan sekolah yang memanfaatkan Durian Fantasi sebagai lokasi pembelajaran luar kelas mengenai pertanian, lingkungan, dan potensi komoditas durian. (*)

Tombol Google News

Tags:

Durian Fantasi Lonjakan Wisatawan Dufan Kota Batu Libur sekolah Info Kota Batu Berita Kota Batu