Kolaborasi Pemkot Batu dan Nagoya University, Dorong Hilirisasi Riset Sektor Unggulan

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Fiqih Arfani

19 Feb 2026 00:12

Thumbnail Kolaborasi Pemkot Batu dan Nagoya University, Dorong Hilirisasi Riset Sektor Unggulan
Wali Kota Batu, Nurochman (kiri) memberikan cinderamata kepada perwakilan GSID Nagoya University, Prof. Isamu Okada (kanan) pada pertemuan yang berlangsung di Gedung Bina Praja, Rumah Dinas Wali Kota Batu pada Rabu, 18 Februari 2026, (Foto: Prokopim Setda Kota Batu)

KETIK, BATU – Upaya mendorong penguatan sektor pertanian dan pariwisata berbasis riset terus dilakukan Pemerintah Kota Batu melalui penjajakan kerja sama dengan Graduate School of International Development (GSID) Nagoya University, Jepang dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB).

Pertemuan berlangsung di Gedung Bina Praja, Rumah Dinas Wali Kota Batu pada Rabu, 18 Februari 2026, dan dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Batu, tenaga ahli wali kota, akademisi FEB UB.

Wali Kota Batu Nurochman menegaskan kolaborasi internasional harus melahirkan program yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat dua sektor utama penopang ekonomi daerah tersebut.

“Kerja sama ini tidak boleh berhenti pada forum akademik semata. Kami ingin ada hilirisasi riset yang benar-benar dapat diterapkan, direplikasi dan diintegrasikan dalam kebijakan daerah,” ujarnya.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Ia menambahkan, riset yang dikembangkan harus selaras dengan kebutuhan riil daerah agar manfaatnya bisa dirasakan secara konkret oleh masyarakat.

“Kami berharap program ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan menghadirkan kontribusi nyata. Kolaborasi riset harus menjawab kebutuhan daerah dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” kata Nurochman.

Pemkot Batu, kata wali kota, juga mendorong keterlibatan perangkat daerah sejak tahap perencanaan. Langkah tersebut dinilai penting agar rekomendasi akademik dapat segera diterjemahkan menjadi program lintas sektor yang implementatif dan terukur.

Dalam kesempatan sama, perwakilan GSID Nagoya University Prof. Isamu Okada menyampaikan rencana pengiriman 15-20 mahasiswa program magister (S2) pada September mendatang.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Program tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bersama antara akademisi Jepang dan Pemkot Batu dalam merumuskan model pembangunan berbasis potensi lokal.

Tim GSID turut memaparkan sejumlah praktik pembangunan di Jepang yang dinilai relevan untuk dikaji di Kota Batu. Salah satunya konsep “Michi-no-Eki”, yakni fasilitas terpadu di tepi jalan utama yang berfungsi sebagai rest area sekaligus pusat promosi produk lokal dan UMKM.

Selain itu, dipresentasikan pula pengembangan pertanian berbasis wisata pengalaman (experiential tourism), serta strategi pengemasan komoditas unggulan seperti mangga premium dari Prefektur Miyazaki dengan standar kualitas tinggi dan nilai jual eksklusif.

Model-model tersebut dinilai selaras dengan karakter Kota Batu yang memiliki kekuatan di sektor hortikultura dan pariwisata. Ke depan, penjajakan kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana kerja yang lebih teknis, terukur dan berorientasi pada hasil. (*)

Baca Sebelumnya

Vega ZR Terseret 30 Meter Usai Tabrak Honda Brio di JLS Pacitan, Satu Orang Meninggal

Baca Selanjutnya

Bendahara PMI Banyuasin Wardiyah Didakwa Selewengkan Dana Hibah Rp325 Juta

Tags:

Nagoya University Pemkot Batu Kota Batu Wali Kota Batu Nurochman Penguatan Sektor Unggulan

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Ada Apa? Sudah Pekan Kedua, Pendaftaran Sekda Kota Batu Masih Sepi Peminat

15 April 2026 19:56

Ada Apa? Sudah Pekan Kedua, Pendaftaran Sekda Kota Batu Masih Sepi Peminat

Genjot Sertifikasi Halal, Pemkot Batu Siapkan Ratusan Kuota Bantuan untuk UMKM

15 April 2026 19:18

Genjot Sertifikasi Halal, Pemkot Batu Siapkan Ratusan Kuota Bantuan untuk UMKM

Satresnarkoba Polres Batu Ringkus Pengedar Ekstasi, 40 Butir Jadi Barang Bukti

15 April 2026 16:29

Satresnarkoba Polres Batu Ringkus Pengedar Ekstasi, 40 Butir Jadi Barang Bukti

Banyak yang Nekat Lewat, Jalur Klemuk Kota Batu Ditutup dengan Barrier dan Dipasang CCTV

15 April 2026 13:45

Banyak yang Nekat Lewat, Jalur Klemuk Kota Batu Ditutup dengan Barrier dan Dipasang CCTV

Kota Batu Tuan Rumah HLM TP2DD, Dorong Digitalisasi dan Transaksi Non-Tunai

15 April 2026 12:18

Kota Batu Tuan Rumah HLM TP2DD, Dorong Digitalisasi dan Transaksi Non-Tunai

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

14 April 2026 22:03

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H