Detik-detik Kecelakaan Maut Klemuk Kota Batu, Motor Melaju Kencang Sebelum Hantam Mobil

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Aziz Mahrizal

28 Des 2025 17:23

Thumbnail Detik-detik Kecelakaan Maut Klemuk Kota Batu, Motor Melaju Kencang Sebelum Hantam Mobil
Kondisi motor korban yang menyangkut di atas mobil, kecelakaan maut jalur Klemuk Kota Batu pada Minggu, 28 Desember 2025. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Diduga mengalami rem blong saat melintasi Jalur Klemuk, pemotor menabrak mobil di Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, Minggu, 28 Desember 2025.

Insiden maut itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan melibatkan motor Honda Beat bernomor polisi N 4079 ACI dengan mobil Toyota Avanza N 1519 GE. Dilaporkan ada dua korban dalam peristiwa kecelakaan tersebut, pengemudi motor dan seorang penumpang perempuan.

Relawan Jalur Klemuk, Anton, menjelaskan bahwa sepeda motor melaju dari arah barat menuju timur di jalur turunan dengan kecepatan cukup tinggi. Saat itu, pemotor membonceng seorang penumpang.

“Turunnya memang sangat kencang. Sepeda motor berboncengan dua orang, katanya pacaran. Di jalur itu sebenarnya tersedia jalur pembuangan, tetapi kendaraan tidak diarahkan ke kiri dan justru terus melaju ke kanan,” ujar Anton di lokasi kejadian.

Baca Juga:
DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

Ia menambahkan, indikasi rem blong terlihat jelas saat sepeda motor melintas di bawah sebuah warung yang berada di jalur tersebut. Menurutnya, rem diduga tidak berfungsi setelah kendaraan melewati jalur penyelamat.

“Kalau dilihat, rem blongnya terjadi setelah jalur penyelamat. Biasanya pengguna Jalur Klemuk memang sering melaju kencang, tetapi dalam kejadian ini motor terus melaju tanpa bisa dikendalikan,” katanya.

Pada saat bersamaan, sebuah mobil Toyota Avanza diketahui sedang berhenti dan bersiap keluar dari gang permukiman di Jalan Dukuh. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

“Kendaraan roda empat posisinya sedang menunggu untuk keluar dari gang Jalan Dukuh, lalu tiba-tiba langsung dihantam sepeda motor,” jelas Anton.

Baca Juga:
Turun ke Sungai, Perumdam Among Tirto Kota Batu Pulihkan Aliran Irigasi dari Sedimentasi

Benturan keras tersebut menyebabkan pengemudi motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara penumpang perempuan yang dibonceng korban mengalami luka serius. Korban yang diduga patah tulang pada bagian kaki itu segera dievakuasi ke Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu.

“Pengendara motor meninggal dunia di lokasi. Yang dibonceng sepertinya mengalami patah kaki,” tambahnya.

Anton juga menyebutkan bahwa di dalam mobil Toyota Avanza terdapat dua orang. Salah satu penumpang mengalami luka di bagian kepala, sementara pengemudi mobil dilaporkan tidak mengalami luka.

“Di dalam mobil ada dua orang. Penumpang depan sebelah kiri mengalami luka sobek di bagian belakang kepala, sedangkan sopirnya selamat,” ungkapnya.

Hingga saat ini, identitas korban masih menunggu kepastian dari pihak Rumah Sakit Hasta Brata tempat korban dievakuasi.

Menurut Anton, diperlukan pengembangan jalur penyelamat tambahan di sisi kanan untuk meminimalkan risiko kecelakaan, terutama saat kondisi lalu lintas padat.

“Kami berharap jalur penyelamat di sisi kanan bisa segera dibuka. Kalau lalu lintas padat, kendaraan bisa diarahkan ke sana. Konsepnya sudah ada, tinggal dilanjutkan pelaksanaannya,” jelasnya.

Ia juga mengimbau para pengguna Jalur Klemuk, khususnya yang menuju arah Pujon, agar mematuhi pengaturan lalu lintas yang saat ini diberlakukan.

“Untuk sementara, pengguna Jalur Klemuk agar mengikuti aturan yang sudah diterapkan, yaitu sistem satu jalur,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Sekretaris DPW PKS Jatim: Rakerda PKS Sampang Jadi Kunci Kokohkan Barisan dan Raih Kemenangan

Baca Selanjutnya

Libur Natal Ramai Wisatawan, Disparta Kota Batu Yakin Target 2025 Tercapai

Tags:

Kecelakaan lalu lintas Jalur Klemuk Kota Batu Klemuk

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Perumdam Among Tirto Akan Uji Coba Sumber Genengan, Irigasi Jadi Prioritas

19 April 2026 17:04

Perumdam Among Tirto Akan Uji Coba Sumber Genengan, Irigasi Jadi Prioritas

Pemkot Batu Optimalkan Desa Pesanggrahan, Ini Deretan Destinasi Wisata Favoritnya

19 April 2026 04:15

Pemkot Batu Optimalkan Desa Pesanggrahan, Ini Deretan Destinasi Wisata Favoritnya

Pelebaran Jembatan Dusun Gerdu Kota Batu, Tingkatkan Akses Wisata Mikutopia dan Jalan Warga

18 April 2026 19:18

Pelebaran Jembatan Dusun Gerdu Kota Batu, Tingkatkan Akses Wisata Mikutopia dan Jalan Warga

Persikoba Kota Batu Ajukan Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional 2026, Ini Alasannya

18 April 2026 17:18

Persikoba Kota Batu Ajukan Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional 2026, Ini Alasannya

DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

17 April 2026 19:19

DPUPR Kota Batu Matangkan Proyek Strategis, Fokus Konektivitas dan Kenyamanan Infrastruktur

Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan

17 April 2026 16:13

Lindungi Kawasan Hutan, Pemkot Batu Siapkan Perwali dan Perketat Pengawasan Lahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend