SMK Negeri 1 Kalipuro Jadi Sekolah Pelayaran Kapal Niaga Pertama di Jatim yang Raih Approval Ditjen Hubla

7 Mei 2026 19:39 7 Mei 2026 19:39

Riski Ari M., Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail SMK Negeri 1 Kalipuro Jadi Sekolah Pelayaran Kapal Niaga Pertama di Jatim yang Raih Approval Ditjen Hubla

Ketua DPRD Banyuwangi dan Komisi 4 DPR RI saat lakukan kunjungan di SMKN Kalipuro. (Istimewa/ Humas DPRD Banyuwangi)

KETIK, BANYUWANGI – Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara bersama jajaran Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 1 Kalipuro, Kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kesiapan sarana dan prasarana sekolah vokasi kemaritiman itu setelah resmi memperoleh sertifikat approval dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan.

Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo mengaku bangga atas capaian yang diraih SMK Negeri 1 Kalipuro. Menurutnya, status approval dari Ditjen Hubla menjadi pengakuan penting bagi sekolah tersebut di bidang pendidikan pelayaran.

“Ini suatu kebanggaan bagi kita. SMK Negeri 1 Kalipuro kini menjadi satu-satunya sekolah pelayaran kapal niaga di Jawa Timur dan menjadi ikon Banyuwangi yang telah mendapatkan pengakuan atau approval dari Kementerian Perhubungan RI,” ujar Patemo usai kegiatan, Jumat, 7 Mei 2026. 

Politisi PDI Perjuangan itu menilai, SMK Negeri 1 Kalipuro memiliki peran strategis dalam mencetak pelaut profesional yang mampu memenuhi kebutuhan industri pelayaran nasional maupun internasional.

Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut juga akan mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) maritim sekaligus mendorong kebangkitan sektor kelautan di Banyuwangi.

“SMK Negeri 1 Kalipuro ini akan memainkan peran krusial dalam mencetak sumber daya manusia dan kebangkitan sektor kelautan di Banyuwangi,” katanya.

Patemo menjelaskan, status approval dari Ditjen Hubla membuka peluang lebih besar bagi lulusan sekolah tersebut. Selain memperoleh ijazah sekolah, para siswa juga dapat mengikuti Ujian Keahlian Pelaut (UKP) untuk mendapatkan sertifikasi Ahli Nautika Tingkat (ANT) IV maupun Ahli Teknika Tingkat (ATT).

Dengan sertifikat tersebut, lulusan SMK Negeri 1 Kalipuro dinilai siap bersaing dan bekerja sebagai perwira muda di kapal niaga.

“Harapan kami, ASDP sebagai leading sector industri transportasi penyeberangan maupun sektor kelautan lainnya dapat mengambil lulusan SMK Negeri 1 Kalipuro sebagai tenaga kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Banyuwangi I Made Cahyana Negara menegaskan bahwa keberadaan sekolah pelayaran menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah daerah menciptakan lapangan kerja sekaligus meningkatkan daya saing generasi muda Banyuwangi di sektor maritim.

“Kami dari DPRD Banyuwangi sangat mengapresiasi upaya SMKN 1 Kalipuro mendapatkan status approval. Nantinya lulusan dari sini bukan hanya membawa nama baik sekolah, tapi juga nama daerah. Mereka adalah duta maritim Banyuwangi ke depan,” kata Made Cahyana.

Ia memastikan DPRD Banyuwangi siap mendukung peningkatan fasilitas maupun kualitas pendidikan di SMK Negeri 1 Kalipuro agar mampu menjawab kebutuhan tenaga pelaut profesional di tingkat nasional hingga internasional.

“Kami terbuka untuk mendukung pengembangan SMKN 1 Kalipuro, termasuk melalui sinergi lintas sektor bersama Pemkab dan dunia usaha. Kita ingin Banyuwangi dikenal sebagai daerah pencetak pelaut unggul,” tambahnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

dprd banyuwangi Smkn Kalipuro Pendidikan Kejuruan