Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

18 Apr 2026 16:06

Thumbnail Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026
Explore Borondong pada ajang Bandung Bedas Expo 2026 di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat (17/4/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Borondong, makanan tradisional khas Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, tampil dengan wajah baru pada ajang Bandung Bedas Expo 2026 di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026.

Melalui program bertajuk “Explore Borondong: Menjaga Tradisi, Menggugah Rasa, Mendorong Inovasi Budaya”, camilan legendaris tersebut diperkenalkan kembali kepada masyarakat dengan kemasan dan varian rasa yang lebih modern.

Kegiatan itu digagas oleh Muchammad Ramdhan, pengurus KNPI Kabupaten Bandung Bidang Ekonomi Kreatif sekaligus penerima program Dana Indonesiana dari Kementerian Kebudayaan.

Menurut Ramdhan, borondong bukan sekadar makanan tradisional, melainkan bagian dari objek pemajuan kebudayaan yang harus dijaga keberlangsungannya.

Baca Juga:
KNPI Peduli, Ramadan Berdampak: Pemuda Simeulue Tebar Ratusan Takjil untuk Masyarakat

“Melalui dukungan Dana Indonesiana, kami ingin memastikan pengetahuan tradisional pembuatan borondong tetap terjaga otentisitasnya, namun juga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi lewat inovasi kemasan dan varian rasa yang sesuai dengan generasi muda,” ujar Ramdhan.

Gerakan tersebut mendapat dukungan penuh dari Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Bandung. Ketua KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi, mengatakan upaya mepopulerkan lagi borondong merupakan bukti bahwa pemuda bisa menjadi penggerak ekonomi lokal berbasis budaya.

“KNPI hadir menjadi motor penggerak UMKM kreatif di Kabupaten Bandung. Kami ingin membuktikan bahwa tradisi lokal bisa bersaing secara global lewat kreativitas anak muda,” kata Rifki.

Dukungan juga datang dari kalangan mahasiswa. Ketua Daya Mahasiswa Sunda Kabupaten Bandung, Neng Rika Siska, menyebut kolaborasi tersebut sebagai bentuk tanggung jawab generasi muda dalam menjaga budaya daerah.

Baca Juga:
KNPI: Bupati Bandung Sudah Maksimal Perjuangkan Nasib Guru dan P3KPW

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar budaya di kampus, tetapi juga turun langsung agar borondong kembali dikenal dan dicintai generasi muda,” ujar Rika.

Pemerintah Kabupaten Bandung turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, Irvan, menilai program Explore Borondong sejalan dengan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat meninjau stan KNPI mengajak masyarakat untuk bangga menggunakan dan mengonsumsi produk lokal.

“Ini semangat Bandung Bedas. Sinergi antara pemuda, penggiat budaya dan pemerintah sangat membanggakan. Kita tidak boleh melupakan akar tradisi, tetapi juga tidak boleh takut berinovasi. Dengan mendukung borondong, kita ikut menjaga nyala kebudayaan Jawa Barat,” tutur Ali.

Borondong yang ditampilkan dengan kemasan modern itu juga menarik perhatian wisatawan mancanegara. Salah satunya John Miller yang mengaku terkesan setelah mencicipi makanan tradisional tersebut.

“I’ve tried many traditional snacks in Indonesia, but borondong is quite unique. It’s crunchy, sweet, and it’s a great innovation to see traditional food packaged like this. I love it,” katanya.

Kegiatan Explore Borondong menjadi salah satu daya tarik di Bandung Bedas Expo 2026 dan diharapkan mampu mendorong kebangkitan kuliner tradisional Kabupaten Bandung agar semakin dikenal luas, termasuk hingga mancanegara. Stan Explore Borondong masih dapat dikunjungi masyarakat di Kompleks Pemkab Bandung hingga 19 April 2026.(*)

Baca Sebelumnya

Pramuka Jatim Kembangkan Program Pemanfaatan Limbah MBG

Baca Selanjutnya

Kampung Nelayan di Abdya, Harapan Lama yang Kembali Menyala Seperti Era 90-an

Tags:

borondong damas kab bandung KNPI knpi kab bandung pemkabbandung damas

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Menuju Porprov 2026, KONI Kabupaten Bandung Pastikan Pembinaan Bertahap dan Terukur

16 April 2026 23:03

Menuju Porprov 2026, KONI Kabupaten Bandung Pastikan Pembinaan Bertahap dan Terukur

Bupati Bandung Takziah ke Rumah Duka 2 Korban Meninggal Terseret Arus Sungai di Banjaran

16 April 2026 17:54

Bupati Bandung Takziah ke Rumah Duka 2 Korban Meninggal Terseret Arus Sungai di Banjaran

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda