Pemkab Bandung Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Pemda untuk Cegah Kerugian Negara

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

4 Mar 2026 10:53

Thumbnail Pemkab Bandung Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Pemda untuk Cegah Kerugian Negara
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Koordinasi Sinergitas antara Pemkab Bandung dengan Kanwil BPN Jabar, di Aula Kantor BPN Jabar, Selasa (3/3/26).(Foto: Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap Badan Pertanahan Nasional bisa membantu Pemkab Bandung dalam percepatan sertifikasi aset pemda yang baru tersertifikasi 655 bidang dari total 2.200 bidang tanah.

Hal itu diungkapkannya saat Koordinasi Sinergitas antara Pemkab Bandung dengan Kanwil BPN Jawa Barat terkait Pertanahan, yang digelar di Aula Kantor BPN Jabar, Selasa 3 Maret 2026.

"Kami mohon dibantu oleh BPN karena aset pemerintah daerah belum 100 persen tersertifikat. Dari total 2.200 bidang baru tersertifikasi 655 bidang, sehingga masih tersisa 1.545 bidang," kata Bupati.

Apalagi untuk saat ini, terkait aset pemda menjadi salah satu indikator peniaian MCP (Monitoring Center for Prevention) oleh KPK RI. MCP ini merupakan program pemantauan tata kelola pemerintahan daerah oleh KPK, yang salah satu fokus utamanya adalah penertiban, sertifikasi, dan optimalisasi aset tanah Pemda untuk mencegah korupsi dan kerugian negara. 

Baca Juga:
Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

"Sebab sertifikasi aset pemda ini menjadi salah satu penilaian MCP oleh KPK yang mendorong Pemda mengamankan aset fisik, serta menargetkan seluruh tanah Pemda bersertifikat," jelas Kang DS.

Selain itu, terkait status tanah dari rumah tidak layak huni juga menjadi permasalah terutama tanah Hak Guna Usaha (HGU). Kang DS menyebut dari total 157 ribu unit rutilahu, 80 ribu di antaranya status milik pribadi, lebih dari 70 ribu lainnya bervariasi ada yang berdiri di atas tanah carik desa, tanah yang dikelola PT Perkebunan dan perhutanan.

"Nah, yang rutilahu di atas lahan PT Perkebunan Nusantara VIII ini, setelah didata ternyata di Kabupaten Bandung ada 122 pengguna sertifikat HGU yang mayoritas sudah habis masa HGU-nya sejak  2022," ungkap Kang DS.

Menurutnya, baru 8 orang yang sudah memperpanjang HGU-nya, sehingga masih 114 orang belum memperpanjang. Kang DS juga mempertanyakan tentang fasilitasi konflik lahan agraria dengan tanah yang terlantar untuk bisa disertifikasi.

Baca Juga:
Dugaan Korupsi Tanah Pemkab Muba, Kantor BPKAD dan Tapem Digeledah Kejari

"Kalau bisa dibantu juga permasalahan tanah rutilahu berstatus HGU ini, saya akan mendukung karena ending-nya persoalan HGU ini kan di Kanwil BPN. Sebab kita tahu Presiden kita ingin menyelesaikan permasalah rutilahu dan perumahan rakyat," kata dia.

Sementara Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana menambahkan, upaya Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Bandung sebenarnya sudah cukup masif dalam hal sertifikasi tanah. Hanya saja, kata sekda, untuk persoalan aset milik pemda, harus ada modifikasi sistem atau inovasi untuk mendapatkan solusi kendalanya.

"Sebab banyak tanah aset pemda yang terbukti ada di pencatatan Kartu Inventaris Barang (KIB) tanah, tapi ketika diverifikasi lapangan sudah tidak ada saksi hidup yang bisa menunjukkan lokasi dan batasan luas tanahnya," ungkap Amiyana.

Menanggapi beberapa permasalahan tanah di Kabupaten Bandung ini, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Jawa Barat Yuniar Hikmat Ginanjar menyatakan pihaknya tengah menginventarisir berbagai permasalah tanah di daerah untuk bisa dicarikan solusinya.

"Insya Allah, dengan sinergi yang baik antara BPN dengan pemda, permasalahan tanah yang ada akan kita upayakan untuk dicari solusinya," ujar Ginanjar. (*)

 

Baca Sebelumnya

Kominfo Jatim Gandeng Universitas Dinamika Tingkatkan Kompetensi SDM Digital

Baca Selanjutnya

Pemprov Jatim Dorong Peningkatan Infrastruktur Pendidikan di SMAN 1 Sampang

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds PEMKAB BANDUNG BPN bpn jabar Pertanahan sertifikasi tanah

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar