Kang Afiq Pimpin IPSA Center Bandung

Jurnalis: Wandi Ruswannur
Editor: Naufal Ardiansyah

24 Jan 2024 05:21

Thumbnail Kang Afiq Pimpin IPSA Center Bandung
Kang Afiq kedua dari kiri pimpin IPSA Bandung (Foto: dokumen pribadi)

KETIK, BANDUNG – Indonesian Professional Speaker Association (IPSA) yang menjadi wadah peningkatan sumber daya manusia terutama dalam hal kepiawaian berkomunikasi secara professional telah resmi dibuka dengan nama IPSA Center Bandung yang bertempat di Topas Training Center, Jalan Dr. Djunjunan, Nomor 153, Pajajaran, Kota Bandung, Jawa Barat.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan secara resmi naskah kerja sama oleh Ketua Umum IPSA Donny de Keizer dengan CEO Topas Training Center Ade Karno dengan pelantikan Direktur IPSA Center Bandung yang dijabat oleh Ahmad Taufiq Lubis yang akrab dengan panggilan Kang Afiq.

Menurut Kang Afiq, saat ini disadari atau tidak, banyak kalangan yang merasa sudah bisa berbicara di depan umum. Namun defenisi bisa sejatinya harus diikuti dengan kualitas, dalam hal ini berbicara dengan terstruktur, terukur, teratur dan tidak ngelantur bahkan memiliki karakter yang kuat. 

"Untuk itulah IPSA terus berupaya mensosialisasikan sembari mengedukasi beragam kalangan untuk peduli akan hal tersebut. Sebagai langkah bijak, IPSA saat ini mengembangkan sayap ke berbagai wilayah terutama Bandung untuk mendirikan IPSA Center, yang diharapkan akan menjadi wadah peningkatan sumber daya manusia terutama dalam hal kepiawaian berkomunikasi secara professional," kata Kang Afiq pada media nasional Ketik.co.id, Selasa (23/01/2024).

Baca Juga:
Pramuka Jatim Luncurkan Program Renovasi 1.000 Rumah

Pihaknya menjelaskan, IPSA Center Bandung dibuka dengan tujuan memberikan fasilitas dan layanan kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya Bandung akan peningkatan soft skill yang sejatinya diperlukan dalam pengembangan karir dan menambah value secara personal. 

"Kami berharap IPSA Center Bandung bisa mengakomodir kebutuhan warga Jawa Barat, khususnya Bandung akan kebutuhan pelatihan berbasis soft skill dengan salah satunya public speaking yang hingga saat ini belum menjangkau banyak kalangan," terangnya.

Karena kata Kang Afiq, tidak sedikit yang berasumsi, jika sudah berani tampil maka sudah cukup modal untuk menarik perhatian massa, maka bisa mengedukasi, walaupun sesungguhnya jangkauan dan ruang lingkup public speaking itu sangat luas. 

"Bagi warga Jawa Barat khususnya Bandung, mari buka mata buka hati untuk terus meningkatkan value diri pribadi dengan tidak berhenti belajar, dan jangan mudah puas dengan pencapaian yang sudah pernah diraih. Karena IPSA siap membantu untuk menumbuhkan rasa pecaya diri dan kualitas anda," imbuhnya.

Baca Juga:
Bagaimana Kesan Jadi Istri Wartawan? Ini Kisah Erva Mendampingi Akhmad Munir dari Nol Sampai Puncak Karir

Sementara itu, Ketua Umum IPSA, Donny de Keizer menyatakan, IPSA Center Bandung akan menjadi sentra kegiatan DPD IPSA Jawa Barat dan mitra kerjasama IPSA lainnya dalam bentuk kegiatan pelatihan, workshop, seminar dan juga program sertifikasi.

"Selain itu IPSA Center Bandung juga akan menjadi sekretariat DPD IPSA Jawa Barat," timpalnya. 

Secara khusus, dirinya juga berharap dengan dibukanya IPSA Center Bandung ini akan meningkatkan peran serta lembaga dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui program program peningkatan kompetensi dan sertifikasi. 

"Saya sangat mengapresiasi dukungan fasilitas dan teknis yang diberikan oleh Topas Training Center kepada IPSA melalui IPSA Center Bandung," ujarnya menuturkan dengan jelas dan lugas.

Sementara itu, CEO Topas Training Center, Ade Karno secara detail mengungkapkan, bahwa pihaknya akan mendukung penuh kerjasama ini dengan melibatkan peran serta para pemangku kepentingan di Jawa Barat untuk bersama sama berpartisipasi dalam program dan kegiatan yang diselenggarakan di IPSA Center Bandung ini. 

Hadir dalam acara ini, yaitu Sekjen Ronnie Francis, Direktur Komunikasi Handoko, Staf Sekretariat, Hani Az Zahrah, pengurus DPD IPSA Jawa Barat dan tamu undangan lainnya. (*)

Baca Sebelumnya

Hadir dalam kerjasama Ekspor Pot Kokedama, PJ Wali Kota Batu: Bentuk Keseriusan Pemkot Kembangkan UMKM

Baca Selanjutnya

Indeks Masyarakat Digital Jatim Capai 45,59, Gubernur Khofifah: Alhamdulillah di Atas Angka Indeks Nasional

Tags:

IPSA Bandung IPSA Jawa Barat Kang Afiq

Berita lainnya oleh Wandi Ruswannur

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

4 Agustus 2024 06:05

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

31 Juli 2024 00:05

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

30 Juli 2024 05:23

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

29 Juli 2024 05:52

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

28 Juli 2024 01:17

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

27 Juli 2024 10:45

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend