Cegah Kasus Keracunan, Ketum Akkopsi Bupati Bandung Berlakukan Sertifikasi Laik Higiene SPPG

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

3 Okt 2025 22:21

Thumbnail Cegah Kasus Keracunan, Ketum Akkopsi Bupati Bandung Berlakukan Sertifikasi Laik Higiene SPPG
Bupati Bandung Ketum Akkopsi Dadang Supriatna saat Pencanangan Nasional Gerakan Pembinaan Tempat Pengolahan Pangan Laik Higiene Sanitasi (PNGPTPPLHS) di Yogyakarta, (26/7/25). (Foto:Iwa/Ketik)

KETIK, BANDUNG – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) Bupati Bandung Dadang Supriatna menandaskan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung harus berjalan dengan baik, jauh-jauh dari kasus keracunan makanan.

Guna mengantisipasi timbulnya keracunan makanan ini, Bupati Bandung bakal melakukan sertifikasi bagi setiap unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Bandung.

Hal itu diugkapkan Bupati Dadang Supriatna (Kang DS) usai Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Daarul Falah, Kampung Babakan Halteu, Kelurahan Wargamekar, Kecamatan Baleendah, Jumat (3/10/2025).

“Program MBG harus berjalan dengan baik demi masa depan anak-anak kita. Saya titip kepada Pak Camat, Lurah, serta Ketua RW untuk mengawal pengelolaan dapur MBG di wilayah masing-masing. Jangan sampai ada kasus keracunan, khususnya di Kecamatan Baleendah dan umumnya di Kabupaten Bandung,” pesan Kang DS.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kang DS menyebut sebanyak 18 dari 26 dapur SPPG yang sudah beroperasi untuk menjalankan program MBG di Kabupaten Bandung berada di Kecamatan Baleendah.

Sebagai langkah pencegahan terjadinya kasus keracunan, Kang DS selaku Ketum Akkopsi berkomitmen untuk mempercepat proses sertifikasi laik higiene bagi setiap unit dapur SPPG.

Sertifikat ini nantinya bisa dikeluarkan oleh Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) bekerjasama dengan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) ini merupakan dokumen resmi yang menyatakan usaha pangan telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi, sehingga menjamin keamanan produk serta kesehatan masyarakat.

Baca Juga:
Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

“Tidak akan terjadi keracunan makanan jika ahli gizinya benar, lingkungan mendukung, pengelolaan sampah teratur, dan sisa makanan bisa diolah dengan baik. Termasuk pekerja dan pola masak makanannya," tandas Kang DS yang juga menjabat Ketua Umum Akkopsi ini.

Untuk itu Kang DS menekankan agar SPPG dapat menyiapkan serta mendistribusikan makanan bergizi dengan tepat sasaran, seperti kepada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan sesuai standar yang baik.

“Pemerintah daerah akan membantu percepatan proses sertifikat tersebut. Asalkan syarat-syarat terpenuhi, seperti keberadaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), kualitas masakan yang terjaga, dan standar nasi yang tidak mengandung air berlebih,” kata Kang DS.(*)

 

Baca Sebelumnya

Dua ASN Asahan Wakili Sumut di PORNAS XVII KORPRI 2025 Cabang Catur

Baca Selanjutnya

Perusahaan Migas Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Situbondo

Tags:

akkopsi ketum akkopsi BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds MBG sppgkeracunan makanan kasus keracunan sertifikasi laik higiene

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar