Warung Tekan Inflasi Bakal Kembali Digelar Pemkot Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

4 Mar 2024 09:00

Thumbnail Warung Tekan Inflasi Bakal Kembali Digelar Pemkot Malang
Warung Tekan Inflasi yang pernah dilakukan oleh Diskopindag Kota Malang pada Desember 2023 lalu di Pasar Besar. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang mempertimbangkan untuk menggelar program 'Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes'. Hal tersebut didasarkan pada kondisi inflasi Kota Malang saat ini telah menyentuh angka 0,5 persen per Maret 2024. 

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan Warung Tekan Inflasi akan dibuka kembali dalam waktu dekat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Malang kembali menggunakan dana dari Belanja Tidak Terduga (BTT).

"Ya nanti kita akan menggunakan BTT, kita akan proses kemudian insyaallah minggu ini akan jalan. Sementara ini ada di tiga lokasi yaitu di Pasar Besar, Pasar Dinoyo, dan Pasar Blimbing," ujar Wahyu pada Senin (4/3/2024).

Wahyu menjelaskan perlu dilakukan pemantauan terhadap fluktuasi harga khususnya menjelang puasa dan Hari Raya Idul Fitri nanti. Termasuk memantau komoditas yang dikhawatirkan terjadi kenaikan harga. 

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

"Kita harus tahu jurusnya untuk bisa menekan. Kita melihat komoditi mana yang akan naik, itu yang nanti kita intervensi. Warung Tekan Inflasi kalau lebaran kita melihat supaya fluktuasi inflasi ini. Kalau naik kita akan teruskan, tetapi pada saat itu beberapa hari langsung turun ya alhamdulillah," tambahnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang menjelaskan bahwa Warung Tekan Inflasi hanya digelar saat kondisi insidentil. Ketika gerjadi penurunan harga di pasar maka warung tersebut tidak dapat dilanjutkan. 

"Warung Tekan Inflasi itu dibuat ketika inflasi kita tinggi. Inflasi kita sudah turun dan sekarang secara tahunan itu inflasi kita masih di bawah provinsi dan nasional. Kalau nanti inflasinya sudah stabil ya kita tidak buka warung tekan inflasi lagi," ujar Eko. 

Dalam Warung Tekan Inflasi, Pemkot Malang telah menggelontorkan ratusan ton kebutuhan pokok termasuk komoditas cabai. Menurutnya hal tersebut sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat ketika terjadi lonjakan harga yang cukup tinggi. 

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

"Nanti pada saat inflasi naik lagi, kami akan hadir kembali untuk menurunkan inflasi. Karena pemerintah hadir ketika inflasi tinggi, untuk menurunkan inflasi agar daya beli masyakarat terpenuhi," ungkap Eko. 

Hadirnya Warung Tekan Inflasi di tengah-tengah masyarakat memberikan dampak cukup signifikan bagi penurunan inflasi.  

"Keberadaan Warung Tekan Inflasi ini cukup signifikan untuk menurunkan inflasi. Berhubung sekarang inflasi turun, ya sudah tidak terus-terusan. Itu yang perlu dipahami masyarakat karena itu juga kami buka di pasar. Kalau terus-terusan nanti masyarakat tidak beli di pedagang tapi belinya di Warung Tekan Inflasi, ekonomi tidak berputar," tutupnya.

Baca Sebelumnya

Banyak Interupsi, Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di Jember Molor

Baca Selanjutnya

Berikut Update Harga Bahan Pokok di Pacitan, Fluktuatif Jelang Ramadan

Tags:

Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes Warung Tekan Inflasi Inflasi kota malang Diskopindag Kota Malang Kota Malang pj wali kota malang Wahyu Hidayat

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar