KETIK, SURABAYA – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Jawa Timur periode 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah upacara yang berlangsung di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur, Minggu,  28 Juni 2026.

Pelantikan dipimpin Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) IARMI yang juga Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, serta dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, jajaran Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, dan tokoh alumni Menwa.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa Resimen Mahasiswa merupakan kawah Candradimuka yang membentuk karakter mahasiswa menjadi pribadi berjiwa patriot, disiplin, dan siap mengabdi kepada bangsa.

Menurut Emil, tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini tidak lagi sebatas ancaman fisik, melainkan berbagai persoalan global yang menuntut kemampuan beradaptasi dan keberanian keluar dari zona nyaman.

Emil berharap sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan IARMI semakin kuat sehingga mampu menjadi contoh keberhasilan kolaborasi nasional. Ia juga mengajak IARMI mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang saat ini telah terbentuk 8.494 unit di Jawa Timur.

Baca Juga:
Wujudkan Generasi Muda Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045, Dandim 0823/Situbondo Ajak Peserta Persami KKRI Disiplin

"IARMI sebagai salah satu stakeholder strategis dapat mendorong partisipasi masyarakat sehingga program-program pembangunan desa dapat terwujud bersama," katanya.

Sementara itu, Ahmad Riza Patria menyampaikan bahwa tantangan bangsa saat ini telah bergeser dari persoalan ketahanan keamanan menuju ketahanan pangan. Karena itu, alumni Menwa diharapkan hadir sebagai organisasi yang produktif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"IARMI memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan, mulai dari produksi sayuran, telur, hingga berbagai komoditas desa. Yang dibutuhkan sekarang adalah karya nyata," katanya.

Ia mencontohkan keberhasilan pembinaan IARMI Jawa Timur melalui pengembangan tambak udang di Pasuruan sebagai bukti bahwa alumni Menwa mampu menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang produktif.

Baca Juga:
WOW! Menhan Kirim 200 Wartawan Retret Bela Negara dengan Airbus A400M Sambut HPN 2026

Riza juga mengajak seluruh alumni Menwa menjadi Sahabat Desa dengan mendampingi pembangunan desa sesuai potensi masing-masing.

"Kalau di setiap desa ada alumni Menwa yang aktif, hasilnya akan luar biasa. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya," ujarnya.

Selain itu, ia menilai masih terdapat tiga persoalan utama yang harus mendapat perhatian bersama, yakni kualitas sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, dan investasi desa. Menurutnya, IARMI dapat mengambil peran strategis dalam membantu pemerintah menyelesaikan persoalan tersebut.

Di akhir arahannya, Ahmad Riza Patria memberikan ucapan selamat kepada pengurus baru sekaligus mendorong kader-kader Menwa untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin di berbagai tingkatan.

"Saya berharap alumni Menwa tidak hanya menjadi penggerak masyarakat, tetapi juga mempersiapkan diri menjadi kepala desa, anggota DPRD, kepala daerah, anggota DPR RI, bahkan Presiden Republik Indonesia," tegasnya.

Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Dr. H. Emil Elestianto Dardak, Ketua DPP IARMI Jawa Timur sekaligus Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Timur Dr. Agung Subagyo, Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur Eddy Supriyanto, dan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Dr. Nurkholis.

Kemudian Komandan Kodim 0830/Kota Surabaya Kolonel Inf. Bambang Raditya, Kepala Disters Koarmada II Kolonel Laut (T) Bagus Arianto, Rektor Universitas PGRI Adi Buana Surabaya sekaligus Komandan Menwa Mahasurya Jawa Timur Dr. Untung Lasiyono, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dr. Freddy Poernomo, serta sejumlah pejabat pemerintah, unsur TNI-Polri, akademisi, dan tokoh alumni Menwa dari berbagai daerah di Jawa Timur. (*)