KETIK, GRESIK – Turnamen Catur Terbuka untuk Umum dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi bergulir di Liter Coffee, Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kegiatan yang digelar atas kolaborasi pengusaha muda H. Mat Yasin bersama Persatuan Jurnalis Gresik Bersatu (PJGB), MADAS, dan Percasi Kabupaten Gresik ini memperebutkan hadiah tiga sepeda motor serta berbagai hadiah lainnya, sehingga mendapat sambutan luar biasa dari ratusan pecatur.
Sebanyak lebih dari 300 peserta ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Mereka datang tidak hanya dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, tetapi juga dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Makassar, hingga Rote, sehingga menjadikan turnamen ini berlevel nasional.
Seluruh panitia dan dan peserta babak pertama Poll A foto bersama seusai pembukaan. (Foto : Sutejo Rc/ketik.com)
Acara pembukaan dihadiri unsur Forkopimcam Balongpanggang, di antaranya Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit, perwakilan Danramil Balongpanggang Pelda Heru, serta Kasi Trantib Kecamatan Balongpanggang Nur Sehat yang mewakili Camat Balongpanggang.
Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.
"Luar biasa. Peserta tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari daerah lain. Kami berharap seluruh peserta mematuhi aturan pertandingan yang telah ditetapkan Percasi secara profesional. Semoga kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Terima kasih kepada H. Mat Yasin atas terselenggaranya turnamen ini," ujarnya.
Sementara itu, Pelda Heru yang mewakili Danramil Balongpanggang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi turnamen catur paling meriah yang pernah digelar di wilayah Balongpanggang.
Ia menyampaikan pesan Danramil agar seluruh peserta menjaga kerukunan, sportivitas, dan kondusivitas selama pertandingan berlangsung.
"Catur mengajarkan kesabaran dan strategi. Kami sangat mendukung kegiatan positif ini dan berharap pelaksanaannya dari awal hingga akhir berlangsung aman dan lancar," katanya.
Mewakili Camat Balongpanggang, Kasi Trantib Nur Sehat mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir.
Menurutnya, turnamen ini menjadi ajang mempererat persaudaraan antardaerah sekaligus memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Semoga para peserta membawa cerita baik tentang Balongpanggang ke daerah masing-masing. Catur mampu menyatukan peserta dari berbagai wilayah. Bahkan, kegiatan ini sudah berskala nasional karena diikuti peserta dari luar Jawa Timur. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menghadirkan turnamen gratis ini sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan," tuturnya.
Penggagas kegiatan sekaligus pengusaha muda, H. Mat Yasin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja secara kompak sehingga turnamen dapat terselenggara dengan baik.
Ia mengungkapkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas turnamen pada tahun mendatang dengan hadiah yang lebih besar.
"Insyaallah tahun depan hadiah juara pertama dan kedua berupa paket umrah. Selain itu, jumlah penerima hadiah akan diperluas hingga peringkat 20 besar. Catur adalah olahraga yang melatih kecerdasan, kesabaran, dan kemampuan menyusun strategi. Nilai-nilai itu sangat penting bagi generasi muda agar terhindar dari hal-hal negatif seperti judi online," ujar H. Mat Yasin.
Salah satu peserta, Raden Syaifuddin dari Bali, mengaku mengikuti turnamen ini karena tertarik dengan hadiah tiga sepeda motor yang diperebutkan, terlebih pendaftarannya tidak dipungut biaya. Ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berwisata.
"Bahkan secara waktu singkat, misalnya sampai final hanya satu bulan," ujarnya.
Turnamen menggunakan sistem pertandingan cepat FIDE Rapid Rules dengan waktu berpikir 10 menit ditambah increment lima detik per langkah.
Babak penyisihan dibagi menjadi dua tahap, yakni Pool A pada 1 Agustus 2026 dan Pool B pada 9 Agustus 2026. Selanjutnya, pertandingan dilanjutkan ke babak berikutnya hingga partai final yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pecatur berprestasi sekaligus mempererat tali persaudaraan antarpecatur dari berbagai daerah di Indonesia dalam semangat sportivitas dan persatuan.
