KETIK, MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memastikan tidak ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disuspend. Ia juga meminta untuk mengecek sekolah yang memberhentikan distribusi makan bergizi gratis (MBG). 

Sebelumnya terdapat beberapa SPPG yang tersuspend akibat persoalan di Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Namun SPPG yang sebelumnya terkena suspend telah kembali beroperasi.

"Terakhir hari Senin kemarin suspend sudah dicabut semua," ujar Wahyu, Rabu, 23 September 2026.

Ia menerima laporan terdapat sekolah yang berhenti menerima MBG. Bahkan sekolah tersebut juga membuat kuesioner untuk mengetahui wali murid yang bersedia ataupun tidak bersedia menerima MBG. 

"Memang ada percobaan untuk membuat kuesioner, hanya untuk respon saja. Kalau nggak salah dari SD Kauman 1. Itu mereka MBG udah mulai berjalan seperti biasa. Jadi kuesioner-kuesioner itu hanya di inisiatif dari Wali murid. Tapi kan ini ada program strategi nasional yang harus mereka lakukan," katanya. 

Baca Juga:
Sempat Cekcok dengan Pengendara, Jukir Liar di Malang Ditindak Tipiring

Sebelumnya Wahyu telah meminta Satgas yang diketuai oleh Pj Sekda Kota Malang untuk melakukan pengecekan dan monitoring terhadap pelaksanaan program tersebut. 

"Nanti kita cek lagi. Saya minta Pak Sekda untuk cek ke sekolah-sekolah. Nanti saya minta data sekolah-sekolahnya," ungkapnya. 

Ia menjelaskan Pemkot Malang hanya memiliki kewenangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Koordinasi lebih lanjut akan dilakukan bersama Badan Gizi Nasional (BGN). 

"Kalau ada informasi baru, nanti Satgas akan turun untuk mengecek lagi. Kita akan koordinasi dengan BGN, karena posisi Pemkot Malang hanya sebagai Satgas saja memantau," ungkapnya.(*)

Baca Juga:
Ijen Suites Resort & Convention Malang Kenalkan Program "Flame & Co - Saturday Night BBQ", Hadirkan Sajian Penuh Kehangatan di Akhir Pekan