KETIK, BATU – Wali Kota Batu, Nurochman, mengapresiasi Pimpinan Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur yang memilih Kota Batu sebagai lokasi Silaturahmi Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim (HIDMAT) serta Ikatan Haji Muslimat (IHM) NU Jawa Timur.
Menurutnya, kehadiran para pengurus dan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur menjadi kehormatan sekaligus momentum memperkuat kolaborasi dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan bertema “Muslimat Berhijrah dari Dakwah Konvensional Menuju Dakwah Digital” tersebut digelar di Royal Orchids Garden Hotel, Kota Batu, Sabtu, 11 Juli 2026, dan diikuti pengurus Muslimat NU dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur ini menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Batu sebagai lokasi penyelenggaraan forum silaturahmi para pejuang dakwah dan pemberdayaan umat.
“Atas nama Pemerintah Kota Batu, saya mengucapkan selamat datang kepada panjenengan semua yang hadir dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat menjadi tuan rumah pertemuan yang menghadirkan para pejuang dakwah dan pemberdayaan umat,” ujarnya.
Baca Juga:
Peserta KB Turun, Pemkot Batu Target 1.497 Akseptor Baru di 2026Ia menilai tema yang diangkat Muslimat NU Jawa Timur sangat relevan dengan tantangan dakwah saat ini. Menurutnya, ruang digital telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehingga metode penyampaian dakwah juga perlu beradaptasi tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
“Ruang digital sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Karena itu, dakwah juga harus mampu beradaptasi dengan memanfaatkan media digital untuk menyampaikan pesan-pesan Islam yang damai, menyejukkan, mencerdaskan, sekaligus menangkal hoaks dan berbagai paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin,” katanya.
Politisi PKB ini juga memberikan apresiasi kepada HIDMAT Muslimat NU yang terus meningkatkan kapasitas para dai dan daiyah agar mampu mengikuti perkembangan teknologi, namun tetap berpegang teguh pada prinsip Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Lebih lanjut, ia berharap forum silaturahmi tersebut tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga melahirkan berbagai gagasan dan jejaring baru yang dapat memperkuat dakwah Islam di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Dakwah Digital Muslimat NU, Khofifah: Jangkau Jutaan Warga Indonesia hingga Dunia“Kami berharap Silaturahmi HIDMAT dan IHM Muslimat NU Jawa Timur ini mampu menghasilkan gagasan, jejaring, dan semangat baru untuk memperkuat dakwah yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat. Semangat tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan MBATU SAE yang mengedepankan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (*)