Video Proses Stunning Sapi Viral, Dirut RPH Surabaya Akui Kecolongan

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

25 Sep 2024 15:46

Headline

Thumbnail Video Proses Stunning Sapi Viral, Dirut RPH Surabaya Akui Kecolongan
Dirut Perusahaan Daerah Rumah Pemotogan Hewan (PD RPH) Kota Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Dirut Perusahaan Daerah Rumah Pemotongan Hewan (PD RPH) Kota Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho mengaku kecolongan dengan menyebarnya video proses penyembelihan hewan ternak di RPH Surabaya.

"Itu namanya proses stunning untuk membuat hewan pingsan. Mereka bukan mati, tapi pingsan setelah itu baru disembelih sesuai syariat Islam," kata Fajar, Rabu 25 September 2024.

Fajar menegaskan selama proses pemotongan hewan di RPH Surabaya tidak boleh ada perekaman. Hal ini terkait etika karena proses pemotongan hewan mengandung unsur kengerian yang membuat banyak orang tidak nyaman.

"Saya harus mengakui ada beberapa kecolongan di antara sekian malam, sekian tempat tidak terawasi dengan tepat karena pemotongan mulai dari jam 11 malam sampai dengan jam 6 pagi," tambahnya.

Baca Juga:
Gerakan Pangan Murah Dirjen Pemasyarakatan Jatim, RPH Surabaya Sediakan Daging dengan Harga Bersahabat

Agar kejadian tersebut tidak terulang, pihaknya akan melakukan evaluasi dan pengawasan internal agar tidak ada lagi yang melakukan perekaman selama proses pemotongan apalagi menyebarluaskan ke publik.

"Saya akui harus ada sistem yang kita benahi, kami akan lakukan pengawasan internal agar kejadian ini tidak terulang kembali," pungkasnya.

Sebelumnya sempat beredar sebuah video pendek yang memperlihatkan seseorang sedang melakukan proses stunning pada sapi. Berdasarkan rekaman di video tersebut orang yang melalukan stunning bernama Daus Mini.

"Ini dia gaes. Ini namanya si Daus Mini, sang penembak jitu. Satu jam sudah menghabiskan 30 sapi," kata pria si perekam.

Baca Juga:
Dongkrak PAD Lewat Sektor Peternakan, Gresik ‘Curi’ Ilmu Manajemen RPH Surabaya

Menyebarnya video ini didampingi oleh narasi yang menuding bahwa proses pemotongan sapi di RPH Pegirian tidak sesuai dengan syariat islam. Hal ini tentu membuat resah banyak pihak dan menimbulkan kekhawatiran bahwa daging yang diproses di RPH Surabaya tidak halal.(*)

Baca Sebelumnya

BBKSDA Jatim Bakal Evaluasi Lembaga Konservasi Madiun Umbul Square

Baca Selanjutnya

Angin Puting Beliung dan Hujan Es Berpotensi Terjadi di Jawa Timur

Tags:

RPH Surabaya penyembelihan hewan Kecolongan Fajar Arifianto Isnugroho Stunning daging

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H