Unisma Datangkan Profesor dari Malaysia, Bahas Rambu-Rambu Dalam Penulisan Riset Menggunakan AI

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

19 Sep 2025 12:52

Thumbnail Unisma Datangkan Profesor dari Malaysia, Bahas Rambu-Rambu Dalam Penulisan Riset Menggunakan AI
Unisma mengundang Profesor dari Universiti Teknologi Malaysia untuk membicarakan penggunaan AI dalam penulisan riset. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik Universitas Islam Malang (Unisma) mendatangkan profesor dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) untuk membahas penggunaan AI dalam akademik. Salah satunya penulisan riset dengan bantuan AI. 

Rektor Unisma, Prof Junaidi menjelaskan selama ini dosen tak hanya dituntut untuk mengajar, namun juga melakukan penelitian yang terpublikasi jurnal bereputasi internasional. Hadirnya AI mempermudah dosen dalam menuntaskan pekerjaan tersebut. 

"Sekarang dengan berbagai perkembangan teknologi sampai pada AI maka akan banyak terbantu pada kegiatan research, dan kegiatan publikasinya. Dosen bisa mencari referensi, topik-topik penelitian yg up to date," ujarnya, Jumat 19 September 2024.

Prses penulisan laporan penelitian pun tak lepas dari bantuan AI. Namun kindisi tersebut juga menimbulkan tantangan tersendiri bahwa dosen harus mengedepankan etika dalam menulis maupun melakukan riset dengan bantuan AI. 

Baca Juga:
Serukan Perdamaian Dunia, Direktur Pascasarjana Unisma: Perang Global Hantam Pangan hingga Ekonomi

"Kalau tidak hati-hati, kita akan terpeleset bahwa yang ditulis bukan karya kita, tapi karya AI. Rambu-rambunya sedang kita bahas supaya tulisan itu tetap karyanya dosen. AI hanya membantu proses penulisannya, bukan mengganti menuliskan," tegasnya. 

Dalam seminar internasional dan workshop bertema AI for Academics: A Practical Guide to Writinh Research Papers Efficiently and Ethically, menghadirkan Prof TS. Dr. Muhammad Hisyam Lee. 

Prof Junaidi menegaskan bahwa kini dosen Unisma didorong untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset. Untuk itu harus disertai dengan literasi digital yang kuat. 

Unisma juga memiliki rambu-rambu integritas akademik. Apabila karya yang dihasilkan akan dipublikasi ke dalam jurnal, maka terdapat mekanisme tersendiri untuk mendeteksi bahwa tulisan tersebut merupakan karya original. 

Baca Juga:
Peringati Lustrum Ke-9, Rektor Unisma Ungkap Capaian Menuju Kampus Kelas Dunia

"Kalaupun karna suatu hal lolos, pada saat artikel itu akan dipakai untuk kenaikan pangkat, mesti diseleksi lagi oleh tim integritas, mereka akan melacak. Sehingga sangat berlapis proses seleksinya," tegasnya. 

Dekan Fakultas Pertanian Unisma, Anis Rosyidah menjelaskan bahwa penggunaan AI meskipun membawa efisiensi namun harus tetap beretika. Ia tak memungkiri bahwa AI telah menjadi keniscayaan dalam dunia akademik. 

"Efisien jelas, karena memang kita dimudahkan dalam hal dalam mencari literatur, mengolah data supaya tidak plagiasi, juga sangat dimudahkan. Cuma kita gak boleh terlena bahwa AI ini hanya alat saja. Tetap yang sebagai penelitinya adalah dosen," sebutnya. 

Melalui seminar dan workshop tersebut menjadi komitmen fakultas dalam meningkatkan kapasitas akademik dosen dan mahasiswa. Bahkan jejaring internasional pun turut diperkuat. 

"Kami berharap bahwa civitas akademika Fakultas Pertanian mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu dalam penelitian dan publikasi ilmiah. Namun tetap berpegang pada nilai-nilai integritas akademik," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Lumajang Kucurkan Dana untuk Bangun Gudang Tembakau

Baca Selanjutnya

Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo : Larangan Subkontrak Proyek Berlaku Ketat

Tags:

UNISMA Fakultas Pertanian Unisma Fakultas Teknik Unisma Universiti Teknologi Malaysia AI penulisan AI

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

16 April 2026 15:35

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H