Truk Muatan Pasir di Jember Tabrak Kereta Api Ijen Ekspres di Perlintasan Tanpa Penjaga

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

30 Apr 2025 19:38

Thumbnail Truk Muatan Pasir di Jember Tabrak Kereta Api Ijen Ekspres di Perlintasan Tanpa Penjaga
Kecelakaan antara KA Ijen Ekspres dengan truk muatan pasir di perlintasan tanpa penjaga yang ada di Kecamatan Kalisat, Jember. (Istimewa)

KETIK, JEMBER – Kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa penjaga, kembali terjadi. Kali ini melibatkan truk bermuatan pasir (Dump Truk) Mitsubishi Colt Diesel dengan nomor polisi DK 8873 FG yang dikemudikan Sairi (52) asal Dusun Lengkong Toko, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Jember. 

Truk tersebut mengalami kecelakaan saat melintas di perlintasan tanpa penjaga, tepatnya di Km 3+300 antara Stasiun Kalisat - Stasiun Ledokombo, Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Jember.

Truk nahas itu terlibat tabrakan dengan Kereta Api (KA) Ijen Ekspres nomor 239F relasi Malang-Ketapang, yang saat itu melintas sekitar pukul 13.20 WIB, Rabu siang, 30 April 2025.

Diduga kecelakaan itu terjadi, karena sopir dump truk kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan adanya kereta api yang akan melintas. 

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

"Dump truk itu (melaju) dari arah selatan ke utara, memang perlintasan ini tidak ada yang jaga. Saat melintas itu, sempat saya teriak ke truk itu. Kalau ada kereta dan sudah dekat, tapi sopirnya tidak dengar," kata salah seorang warga setempat, Ahmad Zainullah (35) saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

"Kemudian langsung brak! Truk terlempar dan sempat terseret kereta api kurang lebih 5 meteran ke arah timur dan kemudian tersangkut di bahu rel. Arah keretanya mau ke Banyuwangi," sambungnya menjelaskan.

Dari kecelakaan itu, kata Ahmad, sudah beberapa kali terjadi kecelakaan kereta api.

"Di daerah sini sudah 4 kali terjadi kecelakaan. Motor pernah, orang juga. Sirine, dan lampu peringatan itu juga sudah lama mati," ucapnya.

Baca Juga:
Tumbuh 16 Persen, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 3.09 Penumpang Selama Triwulan I 2026

Sementara itu, salah seorang warga lainnya Ikhram mengatakan terkait kecelakaan itu. Sopir truk mengalami luka di bagian wajah.

"Kalau kondisi sopir itu kayaknya luka-luka, tapi agak parah gitu karena terlihat banyak darah di wajahnya. Pastinya (hidup atau meninggal) belum tahu. Soalnya tadi langsung dievakuasi ke rumah sakit Kalisat setelah tabrakan (kecelakaan),” kata Ikhram.

Diketahui dari lokasi kejadian, terkait kecelakaan tersebut. kondisi lokomotif KA Ijen Ekspres mengalami ringsek di bagian depan. Kereta api yang akan menuju ke Banyuwangi itu, melaju mundur ke arah stasiun Kalisat untuk melakukan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas dari PT. KAI Daop 9 Jember.

Sedangkan untuk kondisi truk, juga mengalami ringsek parah di bagian bodi depan. Saat berita ini ditulis, juga masih dilakukan proses evakuasi dibantu petugas dari KAI dan warga.

"Ini kecelakaan antara Kereta Api Ijen Express itu menabrak dump truk. Tepatnya ketika melintas di JPL 9, dimana JPL 9 ini memang JPL yang ter registrasi, namun demikian tidak ada palang pintu dan penjaga. Lokasi di wilayah Kalisat, tepatnya di desa Plalangan," ucap Kasatlantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Kata Bagas, kecelakaan itu diduga karena kelalaian sopir dum truk.

"Karena tidak berhati-hati, sehingga terjadilah laka kereta api di perlintasan sebidang ini," ucapnya.

"Untuk korban Alhamdulillah tidak mengalami luka berat, korban kita bawa ke RSUD Kalisat, tadi kita cek korban juga bisa diajak komunikasi, hanya luka di bagian hidung dan mata terkena serpihan kaca," sambungnya.

Saat ini sedang dilakukan upaya evakuasi dump truk yang berada di bahu rel.

"Untuk evakuasi saat ini sedang berproses kita berupaya memanggil derek yang lebih besar, karena posisi truk saat ini terperosok, sehingga cukup sulit menggunakan derek dari Satlantas," ujarnya.

"Dari kejadian ini, kami menghimbau seluruh warga masyarakat Jember yang melintas di perlintasan kereta api sebidang yang tidak terjaga, untuk senantiasa menengok kanan kiri terlebih dahulu ketika hendak menyebrang. Kalau sudah aman kanan kiri baru menyeberang. Semoga dengan kejadian ini menjadi pelajaran kita bersama, terutama masyarakat juga, dan dari jajaran Forkopimda untuk lebih perhatian kembali terhadap isu perlintasan kereta api sebidang," imbuhnya. (*)

Baca Sebelumnya

Polsek Gane Barat di Halsel Grebek Tempat Produksi Miras di Desa Boso, Produsen Melarikan Diri

Baca Selanjutnya

Siap-Siap! "Cocote Tonggo" Karya Bayu Skak Tayang 15 Mei 2025

Tags:

kecelakaan Tertemper KAI Ijen Ekspres Truk muatan pasir Jember perlintasan tanpa penjaga Daop 9

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar