Tiban Blitar, Warisan Leluhur yang Dihidupkan Kembali Lewat Tangan Guntur Wahono

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Rahmat Rifadin

6 Jul 2025 08:45

Thumbnail Tiban Blitar, Warisan Leluhur yang Dihidupkan Kembali Lewat Tangan Guntur Wahono
Guntur Wahono, SE, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, didampingi Bupati Blitar Rijanto, Sabtu 5 Juli 2025. (Foto: Favan/Ketik)

KETIK, BLITAR – Suara gamelan mengalun pelan di halaman Kantor Kabupaten Blitar, Kanigoro, saat Sabtu siang 5 Juli 2025.

Tak lama, sorakan penonton memecah suasana. Dua pemuda bertelanjang dada maju ke tengah arena. Diiringi musik dan teriakan penyemangat, mereka mulai saling mencambuk dengan lidi yang dirangkai sedemikian rupa, ritual sakral yang dikenal masyarakat Jawa sebagai Tiban.

Di tengah riuhnya pertunjukan, ada sosok yang berdiri tenang Guntur Wahono, SE, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. Dialah yang hari itu bukan hanya datang sebagai tamu kehormatan, tetapi juga sebagai penggerak. Guntur secara simbolis menyerahkan bantuan berupa panggung dan seperangkat gamelan untuk Paguyuban Tiban Blitar Raya, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya.

“Ini bukan sekadar pertunjukan. Ini identitas. Ini doa. Ini silaturahmi,” ujar Guntur di hadapan ratusan hadirin yang datang dari berbagai kota seperti Kediri, Tulungagung, Ponorogo, hingga Lampung.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Kegiatan ini dirangkai dalam momentum istimewa: peringatan Hari Bung Karno, Hari Jadi Kabupaten Blitar, serta ulang tahun ke-4 Paguyuban Tiban Blitar Raya. Semuanya menyatu dalam semangat menjaga tradisi agar tak lapuk dimakan zaman.

Guntur bukan orang baru dalam upaya pelestarian budaya. Peraih SMSI Award 2025 ini meyakini bahwa di tengah gempuran modernisasi, seni tradisional seperti Tiban harus tetap mendapat tempat. “Anak cucu kita berhak tahu dari mana mereka berasal. Budaya bukan untuk dikenang, tapi untuk dijalani,” ucapnya tegas.

Bupati Blitar, Drs. Rijanto, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi. Ia menyebut Tiban sebagai warisan spiritual yang bermakna dalam. “Dulu Tiban digelar untuk meminta hujan, kini maknanya lebih luas memohon keselamatan, rezeki, dan kesejahteraan,” tutur Rijanto.

Bupati juga melihat Tiban sebagai peluang besar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Ini bukan hanya budaya, tapi juga potensi. Pentas Tiban bisa menarik wisatawan dan menggerakkan UMKM,” tambahnya.

Baca Juga:
Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Ritual Tiban memang unik. Dua lelaki saling mencambuk bukan untuk menyakiti, tapi untuk menunjukkan kekuatan batin, keberanian, dan ikatan spiritual masyarakat terhadap alam semesta. Di balik kerasnya cambukan, tersimpan doa dan harapan.

Guntur menyadari betul makna ini. Ia memilih Tiban bukan karena keeksotisannya semata, tetapi karena nilai-nilai yang dikandungnya. “Ini bukan soal pertunjukan keras. Ini tentang kebersamaan, doa, dan identitas,” katanya.

Hari itu, Tiban bukan hanya dipentaskan. Ia dihidupkan kembali disaksikan, dirayakan, dan diteruskan. Bukan sebagai simbol masa lalu, melainkan bagian dari masa depan. (*)

Baca Sebelumnya

Hadiri Forbis Jember 2025, Menteri UMKM Minta HIPMI Tidak Terjebak Konflik Organisasi

Baca Selanjutnya

JP Morgan Borong Saham BRI, Bukti Kepercayaan Global

Tags:

Tiban Blitar Warisan Leluhur Dihidupkan Kembali Lewat tangan Guntur Wahono

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

7 April 2026 18:44

Minibus Tertabrak KA Majapahit di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Wlingi Blitar, Dua Orang Luka

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar