KETIK, MALANG – ‎Sebanyak 31 wisatawan Surabaya yang jadi korban korban perusakan di Pantai Wediawu Kabupaten Malang, dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Polisi lantas membeberkan alasan mengapa dilakukan tes urine kepada wisatawan.

‎Alasan itu diungkapkan langsung Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi ketika pers rilis terkait perkembangan kasus perusakan di Pantai Wediawu. Pers rilis disampaikan di Mapolres Malang, Jumat, 8 Mei 2026.

‎"Di media sosial saya membaca dari netizen, mengapa korban atau wisatawan dilakukan tes urine. Memang ini berangkat dari hasil Olah TKP," ujarnya.

‎Lebih lanjut ia mengatakan, dari hasil Olah TKP pihak kepolisian mendapatkan beberapa botol minuman kerasa. Baik itu minuman keras yang kosong maupun masih ada isinya.

‎"Kemudian dari keterangan para saksi, kegiatan hiburan ini cukup meriah. Sehingga, kami berinisiatif untuk melakukan pemeriksaan urine. Ternyata memang terkonfirmasi 31 Wisatawan tersebut mengkonsumsi narkoba," ungkapnya. 

‎Menurutnya, saat dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian tidak ditemukan barang yang mengindikasikan elemen masyarakat tertentu.

‎"Untuk barang tidak ada ya. Tapi kalau tulisan ada coretan di kendaraan mengarah ke elemen masyarakat tertentu," kata Perwira Menengah atau Pamen kepolisian dengan dua melati di pundaknya.

‎Diberitakan Ketik.com sebelumnya, Polres Malang melakukan rilis update perkembangan kasus perusakan di Pantai Wediawu. Update rilis tersebut disampaikan langsung Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi, Jumat, 8 Mei 2026. 

‎Dalam rilis itu diketahui bahwasanya kepolisian telah menetapkan 3 warga Malang Raya sebagai tersangka pelaku perusakan di Pantai Wediawu. Sedangkan satu orang lagi akan Segera ditetapkan tersangka oleh penyidik kepolisian. 

‎Aksi dugaan pengeroyokan dan pengrusakan kendaraan terjadi di kawasan Pantai Wediawu, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Selasa 5 Mei 2026 dini hari. Peristiwa itu menimpa rombongan wisata asal Surabaya yang menginap di sekitar lokasi.

‎Menurut informasi yang berkembang, aksi perusakan diduga dipicu oleh ucapan rasis rombongan Surabaya. Rombongan tersebut diduga merupakan oknum suporter. Buntut dari hal itu, 31 Wisatawan Surabaya positif konsumsi narkoba. (*)

Baca Juga:
Update Insiden Pantai Wediawu! 4 Warga Malang Jadi Tersangka Perusakan, 31 Wisatawan Surabaya Rehab Narkoba
Baca Juga:
Polresta Bandung Ungkap 27 Kasus Narkoba dan Miras Ilegal, 30 Tersangka Diamankan