KETIK, PEKALONGAN – M. Fathul Yaqin asal Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni bersama Syafina Gunawan dari Desa Kutosari, Kecamatan Doro resmi terpilih sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Pekalongan 2026.

‎Perhelatan Grand Final pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata itu diselenggarakan pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, di Taman Alun-alun Kajen.

‎Keduanya sukses menyisihkan 18 finalis lainnya dan keluar sebagai juara pertama dalam ajang yang bertujuan mencari generasi muda terbaik untuk menjadi representasi promosi pariwisata daerah Kabupaten Pekalongan.

‎Fathul mengaku kemenangan yang diraih menjadi kejutan besar bagi dirinya. Ia tidak menyangka bisa meraih gelar tertinggi dalam kompetisi tersebut. Meski demikian, ia menegaskan siap menjalankan amanah yang telah diberikan.

‎“Ini benar-benar di luar dugaan. Kami tidak menyangka bisa menjadi juara satu. Tapi ini adalah tanggung jawab besar, sehingga kami harus siap menjalankannya,” ujar Fathul kepada ketik.com.

Baca Juga:
Gajah Tak Lagi Jadi Ikon Linggo Asri, Abdul Munir: Biaya Pemeliharaan Capai Rp500 Juta per Tahun

‎Sementara itu, Syafina menyoroti masih adanya sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Pekalongan yang memerlukan perhatian lebih, khususnya dari segi perawatan fasilitas dan pengelolaan kawasan wisata.

‎Salah satu destinasi yang disorot adalah Curug Madu di Kecamatan Doro. Menurutnya, kondisi area wisata yang kurang terawat berpotensi menurunkan minat wisatawan untuk datang.

‎“Masih ada fasilitas yang kurang memadai. Rumput-rumput di sekitar lokasi juga sudah banyak yang tumbuh lebat, sehingga pengunjung bisa berpikir ulang untuk datang karena terlihat kurang terurus,” kata Syafina.

‎Sebagai Duta Wisata 2026, Fathul dan Syafina berkomitmen untuk berkolaborasi dengan para finalis lainnya dalam menghadirkan inovasi baru demi mengembangkan potensi wisata lokal.

Baca Juga:
Sumar Rosul: Kliwonan Show Perlu Digelar Kembali untuk Dongkrak PAD Pekalongan

‎Promosi berbasis digital menjadi salah satu langkah utama yang akan mereka dorong, terutama melalui pemanfaatan media sosial untuk memperkenalkan berbagai destinasi unggulan di Kabupaten Pekalongan kepada masyarakat yang lebih luas.

‎Dengan semangat baru dari generasi muda, kehadiran Duta Wisata 2026 diharapkan mampu memperkuat branding pariwisata daerah serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pekalongan.(*)