Terkendala Tempat, PKL di Pasar Labuha Berjualan Dekat Jalan Raya

Jurnalis: Mursal Bahtiar
Editor: Muhammad Faizin

19 Sep 2023 03:36

Thumbnail Terkendala Tempat, PKL di Pasar Labuha Berjualan Dekat Jalan Raya
PKL pasar Labuha berjualan dekat jalan Raya. Ruas jalan Labuha Panambuang (Foto Mursal Bahtiar/Ketik.co.id)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini biasa berjualan di Pasar Labuha, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mengeluh karena diusir pihak tertentu. Mereka sementara ini terpaksa berjualan di luar pasar, tepatnya di sisi barat di seberang jalan tugu zero point.  

Ros, salah satu pedagang ikan di tempat berjualan tersebut mengaku, ia dan pedagang sayur lainnya harus berjualan di area lain di luar pasar lantaran di cegah oleh oknum tertentu.

Oknum tersebut mengklaim memiliki lahan tempat Ros dan PKL lainnya selama ini berjualan.

"Torang (Kami) berjualan di sini karena tempat lama katanya milik orang. Torang di cegah berjualan di tempat sebelumnya" Kata Ros Selasa, (19/9/2023).

Baca Juga:
Dugaan Korupsi Tanah Pemkab Muba, Kantor BPKAD dan Tapem Digeledah Kejari

Menanggapi keluhan PKL,  Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pemkab Halmahera Selatan, Soadri Ingratubun langsung menemui para pedagang.

Foto Sodari Ingratubun. Kepala Dinas Perindagkop Halmahera Selatan (Foto Mursal)Soadri Ingratubun. Kepala Dinas Perindagkop Halmahera Selatan (Foto Mursal)

Kepada para PKL di pasar, Soadri menyebut mereka adalah teman-temannya yang lama tidak bersua. Namun terkait lahan yang sebelumnya biasa dipakai PKL dan diklaim pihak tertentu, Disperindagkop mengaku tidak berwenang.

Lahan pasar yang bermasalah lebih di ketahui oleh pihak Pengelolaan Aset Daerah.

Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

"Ini masalah lahan yang lebih tahu tentunya pihak Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD Halsel). Jadi pedagang yang ada ini adalah teman saya yang lama tidak bertemu," ucap Soadri

Menurut pria Kei asal Maluku Tenggara yang kerap di sapa Komjen ini, hal yang sedang terjadi di Pasar Labuha adalah bentuk keluhan masyarakat. Menurut Soadri, satu-satunya jalan harus ada intervensi dari pemerintah yakni berupa fasilitas dan tempat yang nyaman untuk para pedagang di tengah krisis pangan.

"Ini hal biasa kalau warga mengeluh. Apalagi saat ini terjadi krisis panjang, gagal panen, ini berdampak pada tingkat pendapatan masyarakat yang menurun. Dan ini harus ada intervensi dari pemerintah. Artinya, pemerintah memasang target untuk mendapatkan PAD, tapi dia harus mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi pelaku usaha mikro yang modalnya pas-pasan," paparnya. 

Soal tempat awal di mana para pedagang berjualan, Soadri mengaku telah berkirim surat ke pihak Bidang Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD) Halmahera Selatan sekitar 2 bulan lalu. Yakni mengklarifikasi terkait lahan yang di klaim oleh salah satu oknum. Namun, Soadri menampik menyebut nama oknum tersebut.

"Ini dari 2 (dua) bulan lalu ada oknum yang datang ke saya bawa dokumen. Saya bilang oknum itu, bahwa ini hanya transit. Nanti saya menyurat ke bidang aset. Dan sudah 2 bulan lalu kami menyurat" jelas Soadri mengakhiri. (*)

Baca Sebelumnya

Derby Jatim Persebaya vs Arema FC, Ze Valente: Bukan Sekadar Pertandingan Ayah dan Anak

Baca Selanjutnya

Aset Milik Selebgram Nur Utami Senilai Rp7 Miliar Disita Bareskrim

Tags:

Pasar labuha lahan sengketa berjualan dekat jalan Halmahera Selatan Maluku Utara PKL Soadri Ingratubun Disperindag halsel Perindagkop BPKAD

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

14 April 2026 09:50

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

14 April 2026 06:53

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar