TEKAD Digelar Bertahap di Halsel, Nasir Husen Pastikan Desa Jadi Pusat Produksi

Editor: Mursal Bahtiar

8 Des 2025 18:56

Thumbnail TEKAD Digelar Bertahap di Halsel, Nasir Husen Pastikan Desa Jadi Pusat Produksi
Nasir Husen, Fasilitator TEKAD Halsel saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Program TEKAD Seni 8 Desember 2025 (Foto: Mursal/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Program Teknologi, Ekonomi, Kampung, Administrasi, dan Digital atau TEKAD mulai digerakkan serius di Kabupaten Halmahera Selatan. 

Dari total 60 desa lokus di Halmahera Selatan (Halsel), sebanyak 37 desa ditetapkan sebagai sasaran utama kegiatan demplot sepanjang 2025. Program ini dipasang sebagai motor penggerak ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Sisanya, 23 desa, akan menyusul pada 2026. Pola bertahap dipilih agar pendampingan berjalan lebih fokus dan hasilnya terukur. Pemerintah daerah menempatkan TEKAD sebagai salah satu instrumen penting untuk menjawab stagnasi ekonomi desa.

Tak hanya demplot, tahun ini juga akan dibangun Rumah Inovasi Teknologi Desa (RITD) di dua titik. Desa Wayamiga diarahkan menjadi pusat pertanian terpadu. Sementara Desa Sebelei disiapkan sebagai sentra pengolahan kenari, komoditas khas yang selama ini belum digarap maksimal.

Baca Juga:
Raker Perdana PWI Halsel Tegaskan Satu Arah: Solid, Etis, Profesional

Fasilitator Kabupaten Monitoring dan Evaluasi Program TEKAD, Nasir Husen, mengatakan program ini dirancang untuk mengubah wajah ekonomi desa secara nyata. 

“Tujuan utama TEKAD adalah mendorong peningkatan ekonomi desa. Tahun ini 37 desa kita jalankan untuk demplot, sedangkan 23 desa lainnya menyusul pada 2026,” kata Nasir saat pembukaan rapat koordinasi Program TEKAD di Ballroom Hotel Buana Lipu Senin 8 Desember 2025.

Ia menyebut, kehadiran RITD menjadi langkah strategis agar desa tak hanya menjadi lokasi produksi, tetapi juga pusat inovasi. 

“Wayamiga kita fokuskan pada pertanian terpadu, sementara Sebelei untuk pengolahan kenari. Ini bukan sekadar proyek, tapi upaya membangun nilai tambah di desa,” ujarnya.

Baca Juga:
KNPI Halsel: Polemik Lahan Soligi Sudah Tuntas

Nasir menegaskan, keberhasilan TEKAD tidak hanya bergantung pada anggaran dan pendamping, tetapi juga pada kesiapan pemerintah desa dan partisipasi warga. 

“Kalau desa bergerak, ekonomi akan ikut bergerak,” cetus Nasir mengakhiri.

Baca Sebelumnya

Jatuh Bangun Kreator Free Fire Ikyikyyy sampai Sabet Dua Penghargaan di Free Fire Awards 2025!

Baca Selanjutnya

Sinergi OJK Jabar - Pemkab Garut Dorong Pengembangan Ekonomi Daerah

Tags:

Halmahera Selatan TEKAD Halsel Nasir Husen Fasilitator Kabupaten Rapat koordinasi Maluku Utara

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Raker Perdana PWI Halsel Tegaskan Satu Arah: Solid, Etis, Profesional

18 April 2026 21:53

Raker Perdana PWI Halsel Tegaskan Satu Arah: Solid, Etis, Profesional

KNPI Halsel: Polemik Lahan Soligi Sudah Tuntas

18 April 2026 16:58

KNPI Halsel: Polemik Lahan Soligi Sudah Tuntas

Polres Halmahera Selatan Tak Kendur Tangani Tambang Ilegal

16 April 2026 17:43

Polres Halmahera Selatan Tak Kendur Tangani Tambang Ilegal

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

14 April 2026 09:50

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

14 April 2026 06:53

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend