Tana Toraja, Teladan Toleransi Beragama dari Tanah Sulawesi Selatan

Jurnalis: Dwi Agustina
Editor: Muhammad Faizin

25 Jul 2023 06:55

Thumbnail Tana Toraja, Teladan Toleransi Beragama dari Tanah Sulawesi Selatan
Pandy Akbar Wirawan Peserta KKN Nusantara Moderasi Beragama dari IAIN Curup (Foto: Pandy For Ketik.co.id)

KETIK, TANA TORAJA – Tana Toraja merupakan laboratorium terbuka untuk teladan kehidupan toleransi beragama. Kesimpulan itu mengemuka dari delegasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata  (KKN) Nusantara Moderasi Beragama Tahun 2023.

Program Kementerian Agama (Kemenag) ini memberangkatkan 324 mahasiswa dari 52 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) ke sejumlah penjuru tanah air. Salah satunya di Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

"Kami sangat terkesan dengan praktik keberagaman di sini. Perternakan babi dan kerbau yang digarap bersama-sama, itupun untuk kepentingan budaya masyarakat yang ada," ujar Pandy Akbar Wirawan, salah satu peserta KKN Nusantara Moderasi Beragama 2023, saat diwawancarai Ketik.co.id via telepon, pada Selasa (25/07/2023).

Pandy yang merupakan mahasiswa Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) IAIN Curup ini, tergabung dalam Posko 20 Lembang Madandan, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja. 

Baca Juga:
Pandji Pragiwaksono Terkesan Sambutan Hangat Warga Toraja: Dialog Adat Bermartabat

"Ada banyak ragam yang ada di Lembang Madandan Kecamatan Rantetayo ini. Saya sangat terkesan dengan budaya yang ada di daerah tersebut. Perekonomian yang mengikat antara satu dan lain, hasil pertanian yang hanya dikonsumsi oleh masyarakat setempat dan tidak untuk diperjual belikan, menjadikan kekeluargaan yang begitu erat," ujar Pandy.

Hasil pertenakan Kerbau dan Babi  dapat digunakan untuk acara kematian yang kerap disebut oleh warga sekitar dengan sebutan "rambu solo" ataupun acara syukuran yang disebut dengan "rambu tuka".

Praktik saling menghormati dan kekompakan warga Tana Toraja yang diapit daerah berbasis muslim di Sulawesi Selatan, merupakan perwujudan dari toleransi beragama.

"Toleransi dalam beragama mempunyai pengertian yaitu tindakan saling menghargai antar umat beragama, tidak peduli agama apapun yang dianut, antara masyarakat harus saling menghargai antara satu dengan yang lainnya. Konsep ini juga mengajarkan bahwa setiap manusia memiliki hak dan kewajibannya masing-masing, terlebih dengan perbedaan agama yg ada," ungkap Pandy.

Baca Juga:
Pandji Pragiwaksono Jalani Sidang Adat Toraja, Dijatuhi Denda 1 Ekor Babi dan 5 Ayam

Selain itu juga Pandy mengungkapkan ada 5 pilar dalam moderasi beragama itu sendiri. Yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan akomodasi serta penerimaan terhadap tradisi budaya.

Berdasarkan data statistik yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebanyak 86 persen warga Tana Toraja beragama Kristen. Yakni 69,68 persen menganut Kristen Protestan dan 16,32 persen menganut Katolik. Sedangkan penganut Islam mencapai 12,19 persen.

Hal ini berbeda dengan kebanyakan kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan yang mayoritas berpenduduk muslim. Namun sejauh ini belum pernah terdengar ada konflik bernuansa agama di Tana Toraja. (*)

Baca Sebelumnya

Indah Kurnia Fasilitasi Diskusi Publik Tentang Transaksi Digital

Baca Selanjutnya

Kala Presiden Sukarno Memberi dan Menaikkan Pangkat Perwira dalam Satu Jam

Tags:

KKN Moderasi Beragama IAIN Curup Tana Toraja Sulawesi Selatan KKN Nusantara Moderasi Beragama 2023

Berita lainnya oleh Dwi Agustina

Bimbingan Spiritual, Menyucikan Jiwa di Tengah Gelora Zaman

9 April 2026 18:56

Bimbingan Spiritual, Menyucikan Jiwa di Tengah Gelora Zaman

Dua Hari Kegiatan Aksi 2025 IAIN Kerinci Pecah! Semua Peserta Tampil Semangat dan Meriah

3 Desember 2025 19:15

Dua Hari Kegiatan Aksi 2025 IAIN Kerinci Pecah! Semua Peserta Tampil Semangat dan Meriah

Pengabdian Nyata, Mahasiswa BPI IAIN Curup Gelar Praktik Konseling Rehabilitasi di Lapas Kelas IIA Curup

21 November 2025 06:20

Pengabdian Nyata, Mahasiswa BPI IAIN Curup Gelar Praktik Konseling Rehabilitasi di Lapas Kelas IIA Curup

Hari Santri 2025! IAIN Kerinci Bikin Heboh dengan Lomba Santri Idol dan Dekorasi Pesantren Kreatif, Ini Keseruannya

21 Oktober 2025 22:39

Hari Santri 2025! IAIN Kerinci Bikin Heboh dengan Lomba Santri Idol dan Dekorasi Pesantren Kreatif, Ini Keseruannya

IAIN Kerinci dan Komisi VIII DPR RI Sinergi Wujudkan SDM Unggul, Perkuat Reputasi Perguruan Tinggi Islam

16 Oktober 2025 05:05

IAIN Kerinci dan Komisi VIII DPR RI Sinergi Wujudkan SDM Unggul, Perkuat Reputasi Perguruan Tinggi Islam

Rektor IAIN Kerinci Lepas Mahasiswa Terbaik ke Pradik Menwa di Universitas Merangin

10 Oktober 2025 07:15

Rektor IAIN Kerinci Lepas Mahasiswa Terbaik ke Pradik Menwa di Universitas Merangin

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar