KETIK, MALANG – Masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai pola makan, kebutuhan gizi, hingga permasalahan diet kini tidak selalu harus datang langsung ke rumah sakit. RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Provinsi Jawa Timur menghadirkan inovasi TEMAN (Telenutrition Pemandu Gizi Masyarakat) RSSA sebagai layanan konsultasi gizi gratis secara online.

TEMAN RSSA menjadi sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan konsultasi bersama Dietisien atau Nutrisionis RSUD Dr. Saiful Anwar melalui perangkat elektronik. Layanan tersebut dapat diakses menggunakan smartphone maupun komputer atau laptop tanpa perlu mengunduh aplikasi.

Inovasi ini berangkat dari persoalan akses masyarakat terhadap layanan konsultasi gizi. Masyarakat dengan riwayat penyakit akut maupun kronis, maupun mereka yang ingin memperbaiki pola hidup, masih menghadapi kendala ketika membutuhkan konsultasi gizi yang dapat dilakukan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan.

Kondisi tersebut semakin terasa ketika pandemi COVID-19 berlangsung di Indonesia sejak 2020. Pembatasan aktivitas dan berkurangnya kunjungan pasien rawat jalan turut berdampak terhadap pelayanan di Klinik Konsultasi Gizi RSSA.

Tidak hanya pasien rawat jalan, pasien yang telah menyelesaikan perawatan di rumah sakit juga masih membutuhkan edukasi lanjutan mengenai penerapan diet di rumah. Namun, akses untuk kembali mendapatkan konsultasi secara langsung menjadi salah satu kendala.

Baca Juga:
Tekan Gangguan Produksi ASI, RSSA Malang Kembangkan Inovasi STIPRO

Berangkat dari kondisi tersebut, tim Ahli Gizi RSSA mengembangkan TEMAN RSSA sebagai alternatif pelayanan konsultasi gizi yang lebih mudah dijangkau masyarakat.

TEMAN RSSA dapat diakses melalui situs http://www.temanrssa.com Masyarakat dapat melakukan skrining mandiri terlebih dahulu dengan mengisi sejumlah pertanyaan mengenai antropometri, status gizi, keluhan terkait diet dan penyakit, perubahan berat badan, perubahan nafsu makan, riwayat alergi, hingga penyakit yang diderita.

Hasil skrining tersebut kemudian dapat menjadi indikator untuk menentukan apakah pasien membutuhkan konsultasi lebih lanjut di Klinik Konsultasi Gizi RSSA.

Menariknya, TEMAN RSSA tidak dibuat dalam bentuk aplikasi yang harus diunduh ke smartphone. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses layanan tersebut secara langsung melalui browser tanpa harus menambah penggunaan kapasitas penyimpanan perangkat.

Baca Juga:
RSSA Malang Digitalisasi Pemesanan Linen Operasi melalui Inovasi PAK MOLINO

Selain layanan konsultasi, TEMAN RSSA juga dilengkapi sejumlah fitur pendukung. Masyarakat dapat memilih Nutrisionis atau Dietisien RSSA, melakukan pendaftaran konsultasi melalui formulir online, hingga terhubung dengan ahli gizi melalui WhatsApp.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Cek Status Gizi dan Hitung Kebutuhan Kalori secara mandiri. Data tinggi dan berat badan dapat dimasukkan untuk memperoleh informasi status gizi dan estimasi kebutuhan kalori berdasarkan tingkat aktivitas fisik.

Untuk mendukung edukasi, tersedia pula menu Video Edukasi, Artikel Gizi dan Leaflet Gizi yang berisi berbagai informasi mengenai gizi dan diet yang dapat diakses masyarakat.

TEMAN RSSA juga memberikan perhatian khusus terhadap persoalan stunting melalui menu Pojok Stunting. Di dalamnya tersedia informasi mengenai stunting, tips pencegahan, serta layanan konsultasi gizi untuk anak.

Proses pengembangan inovasi tersebut dilakukan langsung oleh tim Ahli Gizi RSSA. Pembuatan awal TEMAN RSSA disebut hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Setelah melalui tahap uji coba serta monitoring dan evaluasi, layanan tersebut kemudian dikembangkan dengan penambahan sejumlah fitur.

Untuk melakukan konsultasi, masyarakat dapat mengakses http://www.temanrssa.com melalui browser atau memindai barcode yang tersedia pada media informasi TEMAN RSSA. Pengguna kemudian dapat memilih menu pendaftaran konsultasi, mengisi formulir yang tersedia, dan melanjutkan konsultasi melalui WhatsApp dengan ahli gizi.

Konsultasi gizi online melalui TEMAN RSSA berlangsung sekitar 40 menit. Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat memperoleh arahan terkait permasalahan gizi tanpa harus menunggu jadwal kunjungan langsung ke rumah sakit.

Kehadiran TEMAN RSSA menjadi salah satu bentuk transformasi pelayanan kesehatan yang memanfaatkan teknologi untuk memperluas akses konsultasi gizi. Layanan ini sekaligus mendukung edukasi gizi sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk membantu masyarakat mengoptimalkan status kesehatan.

Melalui TEMAN RSSA, layanan konsultasi gizi diharapkan tidak lagi terbatas pada masyarakat yang dapat datang langsung ke rumah sakit. Akses terhadap informasi dan pendampingan gizi dapat dilakukan dengan lebih mudah, praktis, dan gratis melalui perangkat yang dimiliki masyarakat.