Susu Kambing Senduro Jadi Pengungkit Desa di Lumajang

Jurnalis: Syamsudin
Editor: Mustopa

18 Apr 2026 15:21

Thumbnail Susu Kambing Senduro Jadi Pengungkit Desa di Lumajang
Agus Triyono, Sekda Kabupaten Lumajang sedang menggendong anak kambing susu (Foto: Humas Pemkab Lumajang)

KETIK, LUMAJANG – Penetapan Indikasi Geografis (IG) Susu Kambing Senduro menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak selalu harus bergantung pada industri besar, melainkan dapat tumbuh dari komunitas peternak di akar rumput.

Produk unggulan yang berasal dari kawasan Senduro dan Pasrujambe itu kini tidak hanya menjadi komoditas peternakan, tetapi juga simbol dari model pembangunan ekonomi dari bawah (bottom-up economy) yang semakin menguat di daerah.

"Bahwa keberhasilan memperoleh status Indikasi Geografis menunjukkan kekuatan nyata ekonomi yang dibangun dari desa, oleh masyarakat, dan untuk kesejahteraan bersama," ujar Bupati Lumajang, Indah Amperawati, Sabtu, 18 April 2026.

Ini membuktikan bahwa kekuatan ekonomi kita ada di masyarakat. Dari desa, dari peternak, lahir produk yang memiliki nilai dan diakui

Baca Juga:
Cerita Chef Hotel di Surabaya yang Buka Usaha Nasgor Pakai Nama Unik

Model pembangunan berbasis komunitas ini menempatkan peternak sebagai aktor utama dalam rantai ekonomi. Mereka tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi juga bagian dari ekosistem nilai yang lebih luas, mulai dari pengolahan hingga pemasaran produk.

"Dengan status IG, Susu Kambing Senduro memiliki identitas yang jelas dan perlindungan hukum atas keaslian produk. Hal ini memperkuat posisi peternak lokal dalam menghadapi pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai bahwa penguatan ekonomi berbasis komunitas menjadi strategi penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. Ketika ekonomi tumbuh dari desa, maka distribusi manfaatnya menjadi lebih merata dan langsung dirasakan masyarakat.

Berbeda dengan model ekonomi yang bertumpu pada industri besar, pendekatan ini mengandalkan potensi lokal yang sudah ada dan dikembangkan secara berkelanjutan. Dalam konteks Lumajang, sektor peternakan menjadi salah satu pilar penting yang terus didorong.

Baca Juga:
Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

"Susu Kambing Senduro sendiri memiliki keunggulan alami, mulai dari kandungan gizi yang tinggi hingga karakteristik produk yang khas. Keunggulan ini menjadi modal penting dalam memperkuat daya saing di pasar yang semakin kompetitif dan berbasis kualitas," paparnya.

Pengakuan Indikasi Geografis juga membuka ruang bagi pengembangan ekosistem ekonomi lokal yang lebih luas. Tidak hanya peternak, tetapi juga pelaku usaha pengolahan, distribusi, hingga pemasaran dapat ikut terlibat dalam rantai nilai uang terbentuk.

Pemerintah daerah mendorong agar pengembangan produk ini tidak berhenti pada tahap pengakuan, tetapi terus diperkuat melalui peningkatan kapasitas produksi dan akses pasar. Tujuannya adalah memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Model ini juga menunjukkan desa memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Ketika potensi lokal dikelola dengan baik, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.

"Susu Kambing Senduro menjadi contoh konkret bagaimana potensi wilayah dapat diangkat menjadi kekuatan ekonomi yang berdaya saing. Dari peternakan rakyat, lahir produk yang kini memiliki nilai tambah dan pengakuan resmi," selorohnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan, kedepan pembangunan ekonomi akan terus diarahkan pada penguatan basis komunitas. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Dengan penguatan Indikasi Geografis, Lumajang tidak hanya melindungi produk lokal, tetapi juga membangun fondasi ekonomi yang bertumpu pada kekuatan masyarakat desa. 

"Dari bawah, ekonomi tumbuh, menguat, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan," imbuhnya. (*)

Baca Sebelumnya

Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026

Baca Selanjutnya

Ini 5 Rekomendasi Film Komedi Indonesia Populer, Dijamin Bikin Ngakak!

Tags:

#KambingSusu #KambingSenduro

Berita lainnya oleh Syamsudin

Aniaya Kades Pakel Gucialit Lumajang, 10 Terduga Pelaku Dibekuk

17 April 2026 14:03

Aniaya Kades Pakel Gucialit Lumajang, 10 Terduga Pelaku Dibekuk

Sekda Lumajang Sebut Transformasi Digital Jadi Kebutuhan Mendesak Pemerintah

15 April 2026 22:30

Sekda Lumajang Sebut Transformasi Digital Jadi Kebutuhan Mendesak Pemerintah

Agar Tak Tumpang Tindih, Bupati Lumajang Minta Penyusunan Raperda Dilakukan Hati-hati

15 April 2026 21:48

Agar Tak Tumpang Tindih, Bupati Lumajang Minta Penyusunan Raperda Dilakukan Hati-hati

Lagi, Kelangkaan LPG 3 Kg di Lumajang Kembali Terjadi

5 April 2026 20:30

Lagi, Kelangkaan LPG 3 Kg di Lumajang Kembali Terjadi

FAO Akui Pisang Mas Kirana Lumajang Salah Satu Varietas dengan Cita Rasa Terbaik di Dunia

14 Maret 2026 21:31

FAO Akui Pisang Mas Kirana Lumajang Salah Satu Varietas dengan Cita Rasa Terbaik di Dunia

Sambut Lebaran Bupati Lumajang Izinkan ASN Pakai Mobil Dinas

13 Maret 2026 22:35

Sambut Lebaran Bupati Lumajang Izinkan ASN Pakai Mobil Dinas

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H