Sungai Tabuji di Pulau Obi Keruh Warga Mengeluh, PT Artha Rimba di Duga Pelaku

Editor: Mursal Bahtiar

15 Jul 2025 20:06

Thumbnail Sungai Tabuji di Pulau Obi Keruh Warga Mengeluh, PT Artha Rimba di Duga Pelaku
Potret sungai Tabuji yang diduga dicemari PT Artha Rimba (Foto Riman For Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Warga Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara keluhakan keruhnya sungai Tabuji di Desa Baru.

Warga menduga, tercemarnya sungai tersebut akibat adanya aktivitas PT Artha Rimba Sejahtera yang beroperasi di area sungai Tabuji.

"PT Artha Rimba ini perusahan di sektor kehutanan. Kami menduga alat berat milik perusahan melintas langsung dalam aliran Sungai," kata Budi pemuda Obi Selasa 15 Juli 2025.

Dugaan tersebut menurut budi telah melanggar aturan tentang sempadan sungai yang di atur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai.

Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

 “Sempadan sungai itu kawasan lindung. Alat berat tidak boleh lewat langsung di sungai karena bisa merusak dasar sungai dan mencemari air. Apalagi ini air yang digunakan masyarakat,” jelas Budi.

Budi menyebut, aktivitas perusahaan membuat air sungai Tabuji menjadi keruh meskipun tidak turun hujan. Bahkan saat debit air naik, aliran sungai mengancam kebun warga yang berada di sepanjang bantaran.

Keluhan serupa datang dari Arnol, seorang petani asal Desa Baru Kecamatan Obi yang memiliki kebun di sekitar Sungai Tabuji. 

Arnol bilang, sungai Tabuji dulunya menjadi sumber air utama bagi petani saat bermalam di kebun.

Baca Juga:
Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

“Dulu kalau kami tinggal di kebun, kami minum langsung dari kali Tabuji. Sekarang, walaupun tidak hujan, airnya kelihatan kotor seperti banjir. Tidak bisa dipakai lagi,” ujarnya

Sementara untuk mendapatkan keterangan dari pihak perusahaan, Riman La Maulia dan sejumlah pemuda Desa Baru mendatangi salah seorang karyawan perusahaan untuk mengkonfirmasi dugaan tersebut. Alhasil, salah seorang dari karyawan membantah adanya alat berat PT Artha Rimba melintasi sungai.

Namun Riman menjabarkan, alat berat milik PT Artha Rimba diketahui melintasi sungai Tabuji lewat rekaman video tertanggal 18 Juni 2025. Video tersebut kata Riman telah beredar luas di kalangan pemuda dan warga Desa Baru.

Sebagai pemuda peduli lingkungan khususnya di Pulau Obi, Budi dan Riman berharap fungsi pengawasan Dinas terkait baik Kabupaten hingga pusat untuk mengambil sikap.

"Ini butuh pengawasan ketat dari Dinas Lingkungan Hidup. Kami minta pemerintah provinsi maupun pusat untuk menghentikan aktivitas perusahaan yang diduga melanggar hukum dan merusak ekosistem Sungai Tabuji yang selama ini menjadi sumber kehidupan warga," tegas keduanya.

Baca Sebelumnya

Dua Lokasi Rawan Banjir Kota Malang Diusulkan Masuk Skema Pendanaan World Bank hingga Rp154 Miliar

Baca Selanjutnya

Satlantas Polres Bondowoso Kenalkan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas kepada Santri MTs Nurul Hidayah

Tags:

pulau obi Desa Baru Sungai Tabuji Pencemaran Lingkungan Halmahera Selatan

Berita lainnya oleh Mursal Bahtiar

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

14 April 2026 09:50

Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

14 April 2026 06:53

Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

13 April 2026 19:02

Total 361 Koperasi Tercatat di Halmahera Selatan

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

12 April 2026 17:06

Bassam ke KNPI Halsel: Kritis Saja Tak Cukup, Pemuda Harus Bawa Solusi

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

12 April 2026 16:36

Taslim Abdurrahman Resmi Pimpin KNPI Halmahera Selatan

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

12 April 2026 10:24

Pelabuhan Kupal Jadi Jagoan PAD Dishub Halsel, Ramli Manui Mulai Waswas Tahun Ini

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar