KETIK, TULUNGAGUNG – Langkah progresif kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam memperkuat fondasi pembangunan dan stabilitas daerah.
Komitmen tersebut tampak nyata saat Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyambut kunjungan kerja strategis Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Hor) Purn. Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, di Mako Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 886/Panjalu Jayati pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Momentum penting dalam lawatan tersebut ditandai dengan penyerahan resmi jajaran prajurit Yonif TP 886/Panjalu Jayati kepada Bupati Tulungagung.
Langkah visioner ini dirancang untuk memastikan kesiapan total personel batalyon dalam merajut sinergi erat bersama pemerintah daerah, demi mengoptimalkan pelayanan publik dan mengakselerasi roda pembangunan di Bumi Ngrowo.
Penyerahan tersebut beriringan dengan peninjauan langsung progres pembangunan fisik satuan yang kini telah mencapai angka 79 persen.
Baca Juga:
Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Seremoni! Plt Bupati Tulungagung Ungkap 3 Kunci Pemuda Hadapi Masa DepanDi sela-sela peninjauan, Menhan RI menekankan bahwa percepatan penyelesaian infrastruktur, pemenuhan kesejahteraan prajurit, serta penegakkan disiplin dan profesionalisme merupakan pilar esensial agar satuan ini dapat mengawal kedaulatan negara secara paripurna.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi mendalam serta menyambut hangat dukungan strategis yang diberikan oleh Kementerian Pertahanan.
Baginya, pelibatan aktif unsur TNI di daerah merupakan instrumen vital dalam merespons tantangan geografis yang luas, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektoral.
"Sinergi yang kokoh antara TNI dan pemerintah daerah adalah fondasi utama dalam merawat stabilitas keamanan, sekaligus menjadi katalisator bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ucap Ahmad Baharudin penuh optimisme.
Baca Juga:
Bupati Tulungagung Ingatkan Kades, Setiap Rupiah Dana Desa Harus Dirasakan WargaLebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Tulungagung siap mengawal setiap tahapan penyelesaian pembangunan Yonif TP 886/Panjalu Jayati hingga tuntas.
Kehadiran batalyon ini diyakini tidak hanya berfungsi sebagai garda pertahanan negara, tetapi juga mampu menghadirkan multiplier effect yang luas, mulai dari pemerataan ekonomi wilayah, penguatan ketahanan regional, hingga terwujudnya Tulungagung yang semakin aman, maju, dan bermartabat.(*)