Selamat Jalan Bupati Anna, Akankah Kau Kembali Lagi? Ibu Pembangunan, Hobi Mutasi

Editor: Mustopa

24 Sep 2023 04:01

Thumbnail Selamat Jalan Bupati Anna, Akankah Kau Kembali Lagi? Ibu Pembangunan, Hobi Mutasi
Oleh: Mundzar Fahman*

Masa jabatan Hj. Anna Muawanah sebagai Bupati Bojonegoro berakhir 23 September 2023. Posisinya akan digantikan oleh Adriyanto, MM, MA, Ph.D (seorang direktur di Kementerian Keuangan RI) sebagai penjabat (Pj) bupati Bojonegoro. Serah terima jabatan dilakukan hari ini (Minggu) di Gedung Grahadi Surabaya.

Dalam beberapa hari terakhir, Bu Anna sudah pamitan kepada warga. Beberapa hari lalu pamitan kepada sejumlah insan media. Tempatnya di sebuah hotel di Surabaya. Jumat kemarin, dia pamitan di hadapan ribuan aparatur sipil negara (ASN) dalam apel besar di alun-alun Kota Bojonegoro. (radar bojonegoro, 22 september 2023).

Sebagai orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro selama lima tahun, banyak yang sudah dilakukan Bu Anna. Dari situ, masyarakat bisa menilai sesuai dengan sudut pandang masing-masing. Warga bisa memberi raport untuk bupatinya. Raporte ijo opo abang.

Banyak warga menilai banyak capaian positif yang diukir Bu Anna. Antara lain, keberhasilan bupati menjadikan ratusan kilometer jalan di Bojonegoro nglenyer. Jalan yang semula ber-paving, jeglong-jeglong, diganti dengan cor mulus kayak pipine artis. 

Baca Juga:
Tiba-Tiba Hadir di Kantor Pengadilan Agama, Bupati Bojonegoro Harap Ada Terobosan Pelayanan Masyarakat

Kebijakan lain Bu Anna yang diapresiasi warga adalah program satu desa dua sarjana. Lewat program ini, warga desa bisa mendapatkan beasiswa untuk sekolah hingga sarjana. Warga menganggap Bu Anna sangat peduli terhadap pendidikan warganya. 

Para pencinta Bu Anna menggelari bupati Bojonegoro itu sebagai Ibu Pembangunan. Jika di awal-awal masa jabatan (tahun 2018) ada sebutan Mbok e Wong Jonegoro, sebutan itu kini sudah dilupakan. Mungkin sebutan mbok e dianggap selera ndeso. Sebutan sekarang lebih keren: Ibu Pembangunan.

Tetapi, di balik sejumlah prestasi tersebut, banyak warga menilai Bu Anna kurang berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Terbukti, meski APBD Bojonegoro mencapai Rp 7 triliun lebih, --tertinggi kedua di Indonesia setelah Kabupaten Bogor--, tetapi jumlah warga miskin di Bojonegoro masih banyak, 12,21 persen dari jumlah penduduk. 

Yang memprihatinkan, kemiskinan di Bojonegoro urutan ke-11 di Jawa Timur. Bahkan, di antara warga miskin tersebut tidak hanya miskin biasa-biasa saja. Tetapi miskin level ekstrem. Ibarat wong loro, loroe parah tenan. 

Baca Juga:
Bupati Bojonegoro Hadiri Resepsi dan Awarding HPN 2026, Dukung Langkah PWI Tingkatkan Kompetensi Wartawan

Bu Anna (sendiri) juga menyadari. Bahwa kebijakan yang dia bikin tidak bisa memuaskan semua pihak (100 persen). Namun asas mayoritas yang manfaatnya bisa dirasakan banyak orang. (Blokbojonegoro.com//18 september 2023). Itu disampaikan Bu Anna saat acara pamitan dengan kalangan insan media. 

Saya pikir wajar jika di antara satu juta lebih warga Bojonegoro ada yang puas terhadap kepemimpinan Bu Anna. Tetapi, sebaliknya, ada yang tidak puas. Istilahnya, kecewa. Itu hal lumrah.

Selain dijuluki Ibu Pembangunan, juga ada warga melabeli Bu Anna sebagai bupati one man/woman show. Tampil seorang diri. Kayak penyanyi solo. Sejak tahun pertama menjabat, bupati sudah tidak akur dengan wakil bupati. Terlihat sekali, pada baner-baner Pemkab yang dipasang di banyak tempat, yang ada hanya foto bupati. Kesannya, Bojonegoro hanya punya bupati. Tidak punya wakil bupati. Mohon maaf, saya tidak bermaksud menilai siapa yang salah dan siapa yang benar dalam kasus ini.

 Menjelang akhir masa jabatan, banyak warga menyebut Bu Anna sebagai bupati hobi memutasi stafnya. Selama tujuh bulan terakhir sebelum lengser, dia melakukan setidaknya enam kali mutasi. Antara lain, 1 September lalu dia memutasi 30 pejabat. Kamis kemarin, dia memutasi 12 pejabat. Bu Anna beralasan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik, dan tidak menambah beban penjabat bupati. (radar bojonegoro, 22 september 2023). Ada nitizens komen, tiap minggu kok mutasi. Kayak arisan emak-emak.

Seringnya ada mutasi, dan banyaknya pejabat dimutasi, sangat mungkin memunculkan perasaan senang dan tidak senang di kalangan pejabat. Yang senang merasa puas. Yang tidak senang merasa kecewa. Jika Bu Anna akan mencalonkan lagi sebagai bupati dalam Pilkada 2024, harusnya kebijakan yang mengecewakan banyak orang itu dihindari. 

Beberapa hari lalu, menjelang Bu Anna lengser, juga muncul aksi sejumlah kepala desa. Mereka menyampaikan tuntutan lewat DPRD. Mereka minta ADD (Alokasi Dana Desa) 2022 sebesar 12,5 persen dicairkan penuh. Mereka juga minta dana BKKD (Bantuan Keuangan Khusus Desa) harus proporsional dan memberikan nilai yang sama untuk semua desa. 

Mereka juga menuntut pencairan dana DD dan ADD tidak harus dikaitkan dengan pelunasan pembayaran PBB (pajak bumi dan bangunan) setiap desa. (detikjatim//19 september 2023). 

Menurut saya, semua itu juga wujud adanya ketidakpuasan kalangan tertentu kepada Bu Anna. Belum lagi kekecewaan lama pedagang Pasar Kota yang dipindahkan. 

Semua itu mungkin akan bisa menjadi batu sandungan saat Bu Anna menjadi calon bupati 2024.

 

*) Mundzar Fahman merupakan Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

**) Karikatur by: Rihad Humala/Ketik.co.id 

***) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis

****) Ketentuan pengiriman naskah opini:

  • Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id. Berikan keterangan OPINI di kolom subjek
  • Panjang naskah maksimal 800 kata
  • Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP
  • Hak muat redaksi.(*)

Baca Sebelumnya

Laga Perdana Deltras FC, Deltamania Siapkan Kejutan

Baca Selanjutnya

Sah! Gubernur Jatim Khofifah Lantik Arief M Edie Jabat Pj Bupati Bangkalan

Tags:

Mundzar Fahman Anna Muawanah Bupati Bojonegoro

Berita lainnya oleh Mustopa

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

13 April 2026 21:26

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

11 April 2026 13:38

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

10 April 2026 22:10

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

10 April 2026 18:49

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

8 April 2026 00:00

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

7 April 2026 08:00

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H