KETIK, SURABAYA – Jemaah haji kloter 1 asal Kabupaten Probolinggo telah tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 21.54 WIB. Kedatangan jemaah haji dari Tanah Suci disambut rasa syukur oleh Koordinasi PPIH Debarkasi Surabaya, Khofifah Indar Parawansa.
"Alhamdulillah kloter pertama hari ini kelihatan fresh. Mereka pulang dari melaksanakan ibadah haji. Mudah-mudahan semua hajinya mabrur dan mabruroh," katanya.
Ia mengungkapkan, selain jemaah tiba dengan selamat. Proses pendataan yang dilakukan pihak Imigrasi Provinsi Jawa Timur dengan cepat tanpa proses manual.
"Ada hal yang bisa saksikan tadi, ada seamless corridor. Ini digital yang disiapkan oleh pihak imigrasi. Mereka (jemaah) tidak perlu antre. Hanya melihat layar saja. Dilihat irisnya dan tanpa dicap paspornya," jelasnya.
Khofifah berharap dengan pelayanan ini dapat memudahkan proses pendataan dan administrasi jemaah agar mereka tidak menunggu lama untuk bisa pulang ke daerah masing-masing.
Baca Juga:
Haji Indonesia Mulai Dipulangkan ke Tanah Air, Jamaah Diingatkan Tak Boleh Bawa Zamzam dalam Koper"Saya baru lihat, bahwa ada layanan yang bisa memudahkan. Apalagi kalau jemaah haji dalam jumlah besar, banyak (menguras) fisik. Tapi ini tadi mereka datang dalam keadaan fresh, cerah," sambungnya.
Kepala Kantor Imigrasi Provinsi Jawa Timur (Kakanwil Imigrasi) Novianto Sulastono, menambahkan seamless corridor ini merupakan alat untuk melihat data jemaah haji melalui kamera.
Katanya, kamera tersebut langsung mendeteksi iris mata. Setelah kamera berhasil membaca iris mata, maka data dari jemaah haji akan muncul dalam daftar manifes.
"Seseorang yang melalui seamless corridor akan membaca iris mata langsung terbaca. Jadi mereka cukup memegang paspor saja," jelasnya.
Baca Juga:
Indeks KUB Lebih Tinggi dari Nasional! Gubernur Khofifah Sebut Kontribusi Nyata Jatim Jaga Kerukunan dan Perdamaian DuniaDengan seamless corridor, katanya, proses pendataan jemaah haji lebih cepat dan mudah.
"Jadi tadi lebih dari 378 jemaah prosesnya tidak sampai 40 menit. Dibandingkan manual prosesnya bisa sampai 2 jam," pungkasnya. (*)