Sektor Pertanian Luput dari Perhatian Pj Wali Kota Batu, DPRD Ingatkan Hal Ini

Jurnalis: Sholeh
Editor: Gumilang

20 Nov 2023 08:30

Thumbnail Sektor Pertanian Luput dari Perhatian Pj Wali Kota Batu, DPRD Ingatkan Hal Ini
Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman. (Foto: Sholeh/ketik.co.id)

KETIK, BATU – Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman menyoroti kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot Batu) yang terlalu fokus pada pengembangan wisata. Menurutnya, sektor pertanian juga perlu diperhatikan.

Mengingat, kata dia, mayoritas penduduk Kota Batu saat ini masih bermatapencaharian sebagai petani. Sehingga kebijakan pemerintah daerah, dikatakannya, mayoritas wajib untuk petani.

"Mayoritas penduduk Kota Batu kan masih petani. Sejauh ini kan sedikit untuk anggaran pertanian sehingga harus ditambah," kata Nurochman Senin (20/11/2023).

Tidak hanya itu, menurut Ketua DPC PKB Kota Batu tersebut, Kepala daerah yang dalam hal ini dipimpin oleh Aries Agung Paewai selaku Pj Wali Kota Batu, seharusnya menyampaikan ke pemerintah pusat supaya komoditas yang diberikan subsidi itu sesuai dengan kondisi daerah.

Baca Juga:
Pemkot Batu Terima PSU 13 Perumahan, Nilai Aset Tembus Rp741 Miliar

Saat ini, pupuk bersubsidi ditujukan hanya kepada petani yang menanam 9 komoditas, yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, kakao, dan tebu rakyat. Sedangkan di Kota Batu, petani mayoritas menanam sayuran dan buah.

"Terus sedapat mungkin pemerintah kota mengajukan ke pemerintah pusat supaya ada kebijakan terhadap pupuk subsidi. Kalau di Kota Batu banyak sayur ya seharusnya komiditas sayur yang di subsidi," jelasnya.

Nurochman menguraikan, pihaknya baik melalui DPRD Kota Batu maupun melalui PKB terus menyuarakan aspirasi agar pupuk subsidi diberikan sesuai kebutuhan masyarakat. 

Saat ditanya soal kelangkaan pupuk subsidi, menurutnya hal tersebut karena ulah oknum yang berusaha memonopoli. Pihaknya terus mendorong pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan untuk mengurangi pihak yang memonopoli itu.

Baca Juga:
Pemkot Batu Siapkan Smart Integrated Farming, Dorong UMKM Pertanian Tembus Pasar Modern

"Soal pupuk subsidi, adalah soal monopoli. Kemudian distributor nya bisa orang orang lokal, yang saya sebutkan kelompok tani dan Gapoktan di badanhukumkan sehingga punya kapasitas untuk mendistribusikan pupuk," jelasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Kendalikan Inflasi, Operasi Pasar Murah Sasar Lima Kecamatan di Kota Malang

Baca Selanjutnya

Operasi Pasar Murah Diskopindag Kota Malang Diserbu Warga

Tags:

Kota Batu petani DPC PKB Kota Batu DPRD Kota Batu

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H