Sekretaris DPC Gerindra Bantah Isu Mantan Asisten Stafsus Presiden Andil dalam Rekom Cabup Blitar

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: M. Rifat

9 Sep 2024 11:02

Thumbnail Sekretaris DPC Gerindra Bantah Isu Mantan Asisten Stafsus Presiden Andil dalam Rekom Cabup Blitar
Ilustrasi Pemilu 2024, Senin (9/9/2024). (Foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Salah satu Mantan Asisten Staf Khusus Presiden Joko Widodo yang mempunyai inisial YN viral di media sosial diduga juga turut andil dalam rekomendasi bakal calon bupati pada Pilkada 2024 di Kabupaten Blitar.

Menurut informasi dari salah satu sumber yang dekat dengan petinggi Gerindra, YN adalah pihak yang menghubungkan salah satu bakal calon bupati pada Pilkada 2024 agar bisa memperoleh rekom dari partai berlambang garuda tersebut.

“Jadi cuman mantan asisten stafsus, bukan stafsus Jokowi lho. Diduga kuat, YN memanfaatkan posisi itu untuk melobi Partai Gerindra, agar mendapatkan rekom salah satu cabup di Blitar,” ungkap sumber yang tidak mau disebut namanya saat dikonfirmasi, Minggu 8 September 2024.

Terungkap bahwa YN ternyata istri dari salah satu orang terdekat bakal calon bupati, yaitu seorang gus dari pondok pesantren yang selama ini menyatakan dukungannya. Sehingga, sumber mengatakan bahwa Gerindra tertipu hingga hendak mengeluarkan rekomendasi untuk salah satu bacabup yang dibawa YN.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

“Kabar ini bahkan sudah sampai ke kalangan DPR di Senayan, jadi pembahasan ramai,” ungkapnya.

Kabar YN turut andil bermain rekomendasi Pilkada Blitar semakin menguat, karena hingga saat ini ada salah satu partai besar pengusung bakal calon bupati yang belum mengeluarkan rekomendasi.

“Bahkan turunnya rekomendasi Partai Gerindra kepada salah satu calon Bupati Blitar inilah, yang juga diduga menyebabkan perpecahan di internal Gerindra Blitar,” jelas sumber tersebut.

Di sisi lain, Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Blitar, Sugianto, mengaku belum tahu menahu jika rekomendasi dari pihaknya diduga dimainkan oleh YN ketika dikonfirmasi mengenai kabar tersebut.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

“Kami belum dengar, karena terkait rekomendasi adalah kewenangan penuh DPP jadi kami pengurus di daerah sama sekali tidak tahu,” ujar Sugianto.

Sugianto mengungkapkan kalau selama proses rekomendasi, DPC Gerindra Kabupaten Blitar hanya sebatas memberi usul nama-nama yang berpotensi.

“Sifatnya kami hanya mengusulkan nama-nama saja, ada sekitar 6-7 nama dan keputusan sepenuhnya ada di DPP. Termasuk mengusulkan kader Gerindra, sesuai dengan keputusan Rapimnas mengutamakan kader sendiri,” jelas Sugianto.

Saat disinggung mengenai pecahnya Gerindra Blitar akibat rekomendasi kepada salah calon bupati yang diduga diatur oleh YN, Sugianto menegaskan hal itu tidak ada.

“Kalau soal itu sebenarnya tidak ada perpecahan partai, hanya selisih perbedaan pendapat saja. Karena DPC Gerindra Kabupaten Blitar, sepenuhnya patuh terhadap keputusan DPP partai,” pungkas Sugianto. (*)

Baca Sebelumnya

Lakukan Rekayasa Pengajuan Kredit, Eks Marketing Oto Finance Dihukum 1 Tahun Penjara

Baca Selanjutnya

Hore! Insentif Jukir di Kabupaten Kediri Naik Jadi Rp1 Juta

Tags:

Kabupaten Blitar Pilkada 2024 Gerindra YN pilkada pilbub blitar gerindra blitar

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H