KETIK, SURABAYA – Surabaya memiliki banyak pilihan kuliner sate, namun warung Sate Karak Khas Ampel milik "Elis" di Jalan Ampel Lonceng berhasil menarik perhatian warga maupun pendatang karena satu pembeda utama, sate karaknya tidak menggunakan bumbu kacang seperti pada umumnya.

Wanita berusia 48 tahun itu telah menjalankan usahanya selama 20 tahun. Ia menyebut sate karak sebagai bagian dari warisan keluarga yang terus dijaga dan dikembangkan.

Dalam keluarga kami, sate karak adalah warisan yang kami teruskan dari generasi ke generasi. Kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda dan menarik bagi para pelanggan," ujarnya saat diwawancarai di lokasi.

Keunikan tersebut dipadukan dengan penggunaan beras khusus sebagai bahan utama yang berperan besar terhadap tekstur. Banyak penggemar sate karak berharap mendapatkan sensasi kenyal khas, dan Elis menyatakan hal itu bisa dicapai melalui pemilihan beras yang tepat.

Ia mengaku melakukan eksperimen dengan berbagai jenis beras hingga akhirnya menemukan yang memberikan hasil terbaik.

Baca Juga:
RM Padang Kaki Lima di Emperan Surabaya Ini Tak Kalah dari Restoran Garuda di Jakarta, Wajib Coba!

“Kami melakukan eksperimen dengan berbagai jenis beras dan akhirnya menemukan satu yang memberikan hasil yang luar biasa. Sate karak kami memiliki tekstur yang lembut namun kenyal," jelas Elis.

Sate Karak Elis Perpaduan unik sate jeroan bumbu rempah dengan ketan hitam dan serundeng pedas khas Ampel, Surabaya. Gurihnya legendaris. (Rahmad Gatut Marwanto/Ketik.com)

Meski disajikan tanpa bumbu kacang, ia tetap menyusun rasa dengan pendekatan berbeda. Ia mengganti fungsi bumbu kacang dengan bumbu rempah yang kaya aroma dan diracik agar meresap ke dalam sate.

Proses pembentukan bumbu dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan rasa supaya cita rasa tidak hanya muncul di permukaan, tetapi hadir saat sate digigit. Elis berusaha memberikan pengalaman baru kepada pelanggan.

Baca Juga:
Nasib Pedagang Kecil di Kota Lama, Warung Sumur Pilih Bertahan di Tengah Kepungan Kafe Modern

"Tanpa bumbu kacang, sate karak kami memiliki rasa yang khas dan menggugah selera. Bumbu rempah yang kami gunakan memberikan karakteristik berbeda dan membuatnya menjadi menu istimewa," tuturnya.

Bagi pengunjung yang belum pernah mencicipi, rasa sate karak Elis digambarkan sebagai perpaduan gurih berempah dengan tekstur kenyal lembut. Saat pertama kali digigit, sate terasa halus namun tidak mudah hancur, lalu muncul sensasi kenyal yang khas pada setiap kunyahan.

Karena tidak menggunakan bumbu kacang, gurihnya tidak terasa creamy, melainkan lebih terasa tajam dan wangi rempah. Setelah itu, muncul rasa hangat yang merata sehingga sensasi rasanya cenderung bertahan lebih lama di lidah.

Konsistensi Elis turut memengaruhi respon pelanggan yang datang secara berkala. Surya, pelanggan setia, mengungkapkan ia memilih warung Elis bukan hanya karena rasa yang enak, tetapi juga karena konsistensi.

"Saya sudah menjadi pelanggan tetap di warung Elis selama bertahun-tahun. Sate karaknya yang tanpa bumbu kacang tetap lezat dan sangat memikat selera. Rasanya yang kenyal dan rempahnya yang khas membuatnya menjadi menu yang istimewa," ujarnya.

Sementara itu, Rina mengaku lebih cocok dengan sate tanpa bumbu kacang. Ia biasanya kurang cocok dengan sate yang dominan bumbu kacang. "Tapi di warung Elis, karena tidak pakai bumbu kacang, saya lebih nyaman. Aromanya rempahnya kuat, dan rasanya tetap nikmat," katanya.

Nikmatnya Sate Karak khas Ampel! Suasana malam yang hangat di warung Eus, ditemani seporsi sate karak yang lezat dan ketan hitam yang gurih. Tanpa cabang, cita rasa otentik yang tak tertandingi (Rahmad Gatut Marwanto/Ketik.com)

Hal senada disampaikan Nisa. Menurutnya, daya tarik utama produk Elis mudah menarik pembeli baru karena keunikannya dapat dipahami sejak awal, tanpa bumbu kacang.

Namun, kata Nisa, yang membuat orang kembali adalah rasa akhirnya. Banyak orang penasaran karena info utamanya unik. Tapi setelah dicoba, ternyata rasanya tidak hanya unik, melainkan enak. Rempahnya terasa dan bikin orang pengin repeat order.

Dengan kombinasi beras khusus membentuk tekstur kenyal serta penggunaan rempah yang menggantikan bumbu kacang, warung Sate Karak Khas Ampel Surabaya milik Elis semakin menguat sebagai destinasi kuliner layak dicoba.

Keberanian tampil beda membuat sate karak Elis terus dicari dan diminati warga maupun pendatang yang ingin merasakan pengalaman rasa berbeda. Jika berada di Surabaya, tidak ada salahnya mencoba sate karak Elis. merasakan gurih berempah dengan karakter tekstur khas tanpa perlu bumbu kacang. (*)