Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya, Tiga Tim Berdebat tentang AI untuk Pendidikan

8 Juni 2026 19:49 8 Jun 2026 19:49

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya, Tiga Tim Berdebat tentang AI untuk Pendidikan

Salah satu tim peserta Lomba Debat Ilmiah sebagai rangkaian Dies Natalis ke-7 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. (Foto: Humas MAS)

KETIK, SURABAYA – Rangkaian Dies Natalis ke-7 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) dimeriahkan debat Ilmiah tentang “Manfaat AI Untuk Pendidikan” yang diadakan dengan berbagai kegiatan sejak 22 Mei hingga 5 Juni 2026.

“Rangkaian Dies Natalis ke-7 STAI MAS dimulai dengan Khataman Al-Qur’an dan Tasyakuran (22 Mei), lalu Lomba Essay (27 April - 5 Juni 2026), Seminar Digital Edupreneur (4 Juni), dan Lomba Debat Ilmiah tentang AI (5 Juni),” kata Humas Dies Natalis ke-7 STAI MAS, Dona Aulia Veronica, di Surabaya, Senin, 8 Juni 2026.

Dalam Debat Ilmiah yang diikuti tiga tim dari STAI MAS atau tiga tim dari tiga program studi (prodi) STAI MAS yang ada dan masing-masing kirim satu tim itu disimpulkan bahwa AI bermanfaat tapi pengguna harus selektif dalam pemanfaatannya.

Ini, kata dia, karena AI untuk pendidikan juga bisa mengurangi kemandirian pengguna, kecuali pengguna AI bersikap selektif dan mandiri.

Dari tiga tim peserta Lomba Debat Ilmiah, Juara I adalah Tim Prodi Pendidikan Guru MI/PGMI yang beranggotakan Nia Andriani, Nabila Zainjidda dan Putri Rizki Ramadhani. Kemudian, Juara II dari Tim Prodi Ekonomi Syariah beranggotakan Fadlan Eko Sutrisno, Kartika Putri dan Cholilah Nur Hidayah.

Sedangkan, juara III dari Tim Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir beranggotakan Nayla Batasya Aisyah Royyani, M. Fahri Mubarok serta M. Ghoziul Makki As'ad. “Rangkaian perdana Dies Natalis STAI MAS adalah Khataman Al-Qur’an dan Tasyakuran pada 22 Mei 2026 yang memang merupakan hari kelahiran STAI,” kata mahasiswi semester 6 PGMI di STAI MAS itu.

Kegiatan lainnya adalah Lomba Essay pada 27 April 2026 hingga 5 Juni 2026 yang diikuti 32 mahasiswa STAI MAS dari ketiga prodi dengan finalis adalah Dhea April Yolanita (Juara 1 diraih), M. Lukman Dhani (Juara 2), dan Kartika Putri (Juara 3) serta Syauqiyatul Latifah (Juara Harapan I), dan Syaiful Abshor (Juara Harapan II).

“Acara terakhir adalah Seminar Digital Eduprenuer dan Lomba Debat Ilmiah. Untuk Seminar Digital Edupreneur juga menampilkan narasumber internal yakni dosen yang Kepala Prodi PGMI,” katanya.

Sementara itu, Ketua STAI Al-Akbar Dr HM Zainul Arifin MHI MPdI mengaku bangga dengan adanya serangkaian kegiatan Dies Natalis yang terlaksana setelah Dewan Mahasiswa (Dema) STAI Al-Akbar mulai berkembang, apalagi prestasi mahasiswa juga mulai terlihat.

“STAI Al-Akbar yang lahir pada 22 Mei 2019 memang belum memiliki kegiatan yang banyak seperti sekarang, karena Dema mulai berkembang. Dalam perkembangannya, STAI semula dari Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin (STIU) yang berdiri pada 2017 dan sebelumnya masih berbentuk Ma’had Aly. Sekarang, kami sudah memiliki 400-an mahasiswa dengan tiga prodi,” tuturnya.

Meski masih berkembang, STAI Al-Akbar telah mencetak mahasiswa berprestasi yang pernah meraih medali emas dalam Olimpiade Sains Pelajar Indonesia, medali perak pada Festival Sains Nasional, medali perunggu pada Olimpiade Sains Nasional, Juara III MTQ Kota Surabaya, Juara II Lomba Ngalim Hari Santri Nasional PCNU Kota Surabaya, dan penghargaan dalam kompetisi Puisi ASEAN. (*)

Tombol Google News

Tags:

Masjd Al Akbar Debat Ilmiah Ai Pendidikan Dies Natalis Mas Kota Surabaya Info Surabaya Berita Surabaya