Santri di Pakisaji Diduga Dianiaya Pengasuh, Polres Malang Beri Pendampingan

Jurnalis: Gumilang
Editor: Rahmat Rifadin

12 Jul 2025 07:21

Headline

Thumbnail Santri di Pakisaji Diduga Dianiaya Pengasuh, Polres Malang Beri Pendampingan
Polres Malang ketika memberikan pendampingan terhadap santri diduga jadi korban penganiayaan pengasuh. (Foto: Humas Polres Malang)

KETIK, MALANG – Seorang Santri salah satu Ponpes di Desa Kendalpayak, Pakisaji, Kabupaten Malang diduga jadi korban penganiayaan oleh pengasuh Ponpes. Hal ini membuat Polres Malang bergerak cepat memberikan pendampingan santri tersebut.

Santri yang diduga menjadi korban penganiayaan berinisial AZR (14). Kasus tersebut menjadi viral di media sosial (Medsos). Setelah video AZR diduga dianiaya tersebar di Medsos.

Hal ini membuat Polres Malang menangani aspek hukum. Selain itu, fokus utama saat ini adalah pemulihan kondisi psikologis korban melalui trauma healing oleh tim psikologi kepolisian.

Pendampingan intensif dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang bersama Tim Healing Psikologi sejak Jumat, 11 Juli 2025.

Baca Juga:
Kejari Kota Malang Lelang 12 Aset Koruptor Puskopsyah Al Kamil

Tim gabungan tersebut menyambangi rumah korban di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, untuk melakukan asesmen awal. Serta mendampingi korban menjalani pemeriksaan medis di RS Wava Husada, Kepanjen.

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, korban mengalami luka di bagian betis dan tungkai kaki akibat pemukulan yang terekam dalam video dan viral di medsos.

"Dari keterangan awal, dugaan penganiayaan dilakukan oleh salah satu pengasuh pondok pesantren karena korban keluar pondok untuk membeli makanan," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Polres Malang memberikan perhatian penuh terhadap kondisi korban, baik secara fisik maupun psikologis. Hal ini supaya kondisi korban kembali seperti sediakala.

Baca Juga:
Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

“Langkah pertama kami adalah memastikan kondisi korban stabil. Tim Psikologi Polres Malang telah memberikan pendampingan trauma healing untuk membantu korban pulih secara mental,” ucapnya.

Meski fokus pada pemulihan korban, proses hukum tetap berjalan. Penyidik dari Unit PPA saat ini masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan korban, serta menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak yang diduga terlibat.

“Penanganan kasus ini tetap berlanjut sesuai prosedur. Kami pastikan semua proses berjalan transparan dan profesional. Polres Malang berkomitmen memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak,” terangnya.

Diperoleh informasi saat ini Unit PPA Satreskrim Polres Malang sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. (*)

Baca Sebelumnya

Piala Soeratin, PSSS Situbondo Babat Persebo Muda Bondowoso 5-0

Baca Selanjutnya

Bupati Bandung Sarankan Penambahan Siswa 50 Per Rombel Harus Disertai Perluasan Ruang Kelas

Tags:

santri Kendalpayak Pakisaji Kabupaten Malang Dianiaya Polres Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

17 April 2026 09:23

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend