KETIK, BONDOWOSO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi kembali diperkuat melalui kehadiran mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang akan menjalankan program Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) 2026.

Sebanyak 90 mahasiswa UGM disambut secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Bondowoso di Rest Area Warung Makan Prasmanan Ijen, Desa Gunung Anyar, Kecamatan Tapen, Minggu (21/6/2026).

Kedatangan para mahasiswa tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara dunia akademik, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berbasis pemberdayaan.

Program ini sekaligus menjadi implementasi nyata visi Bupati Bondowoso untuk menjadikan daerahnya sebagai pusat pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selama kurang lebih 50 hari, mulai 21 Juni hingga 8 Agustus 2026, para mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pengabdian di tiga wilayah kecamatan, yakni Tapen, Sukosari, dan Sumberwringin.

Baca Juga:
Bondowoso Latih ASN Kuasai AI, Pemkab Siapkan Birokrasi Digital Berbasis Teknologi

Mereka akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan potensi daerah setempat.

Selain mengimplementasikan program kerja berdasarkan disiplin ilmu masing-masing, mahasiswa juga didorong untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan partisipatif.

Langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan program yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi pembangunan desa.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bondowoso, Puspo Pranoto, S.T., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UGM yang kembali menjadikan Bondowoso sebagai lokasi pengabdian mahasiswa.

Baca Juga:
Samara Run 2026 Menggema, Samara Run 2026 Meriah, Bondowoso Gaungkan Gaya Hidup Sehat dan Ekonomi Syariah

Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN-PPM dapat menjadi energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal.

"Kami berharap mahasiswa dapat segera beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat setempat. Potensi yang dimiliki setiap wilayah perlu dipetakan dengan baik sehingga program kerja yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Puspo.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan salah satu langkah strategis dalam menghadirkan inovasi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan.

Melalui kehadiran mahasiswa UGM, diharapkan lahir berbagai gagasan dan solusi yang mampu mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bondowoso.

Program KKN-PPM UGM 2026 ini pun menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara kampus dan daerah, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung kemajuan Bondowoso di berbagai sektor.(*)