KETIK, BANYUWANGI – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menyebut pelaksanaan Soekarno Run di Kabupaten Banyuwangi menjadi agenda paling sukses dibandingkan kegiatan serupa di sejumlah daerah lain.
Menurut Said, kegiatan yang diikuti sekitar 5.000 peserta tersebut tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima.
"Soekarno Run ini yang paling spektakuler, mampu menumbuhkan perekonomian di Banyuwangi," kata Said Abdullah.
Soekarno Run yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut berlangsung di lima daerah, yakni Malang, Sumenep, Surabaya, Madiun, dan Banyuwangi.
Said menjelaskan, Banyuwangi dipilih sebagai salah satu lokasi karena daerah tersebut memiliki pengalaman menggelar berbagai kegiatan berskala besar. Sejumlah agenda yang dia sebut antara lain Gandrung Sewu dan Tour de Banyuwangi Ijen.
Baca Juga:
Soekarno Run Banyuwangi Diikuti 4.900 Peserta, Tahun Depan Ditargetkan Bertaraf Internasional"Kegiatan yang digelar oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini, Banyuwangi yang paling sukses. Pada kegiatan ini diikuti lima ribu peserta," ucapnya.
"Banyuwangi memang spektakuler," imbuhnya.
Menurut Said, kegiatan olahraga seperti Soekarno Run dapat menciptakan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi acara. Pelaku UMKM dan PKL mendapat ruang untuk menawarkan produk kepada peserta maupun masyarakat yang hadir.
Dia mengatakan penyelenggaraan Soekarno Run juga menjadi sarana mempertemukan berbagai kelompok masyarakat. Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kebersamaan.
Baca Juga:
Ini 3 Parpol Kantongi Banpol Terbesar di Kota Malang, PDI Perjuangan Terbanyak Tembus Rp1,3 Miliar"Setidaknya dengan Soekarno Run ini mampu menumbuhkan sektor riil, khususnya pelaku usaha kecil, selain itu menumbuhkan budaya baru, dan budaya sehat," tandasnya.
Said menambahkan, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berencana menjadikan Soekarno Run sebagai agenda rutin yang digelar setiap dua bulan.
"Kegiatan di Banyuwangi ini yang terbesar, dan paling sukses. Nantinya kegiatan ini akan diselenggarakan setiap dua bulan," terangnya.
Dia menyebut agenda tersebut juga dirancang untuk menjangkau generasi muda dan masyarakat dari berbagai kalangan.
"Setiap event yang digelar PDI Perjuangan adalah untuk merajut kebersamaan," ujarnya.
Said kembali menyoroti pengalaman Banyuwangi dalam menggelar berbagai acara berskala nasional hingga internasional. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung kesuksesan pelaksanaan Soekarno Run. (*)