KETIK, JAKARTA – Rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada Selasa pagi 12 Mei 2026. Bahkan, mata uang garuda kembali mencetak rekor terburuk sepanjang sejarah.

Data Definitiv menunjukkan bahwa mata uang rupiah mengalami pelemahan ke level Rp17.500 per dolar AS pada pukul 9.15 WIB.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan bahwa pelemahan ini juya dipengaruhi sentimen dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Menurutnya, pengumuman MSCI menyebabkan aliran modal asing keluar cukup deras dan menekan rupiah.

“Pengumuman MSCI diperkirakan tidak akan menjadi sebuah pengumuman yang akan di-welcome investor sehingga bisa semakin meningkatkan outflow asing,” katanya seperti dilansir Suara.com, jaringan Ketik.com.

Baca Juga:
Rupiah Melemah di Tengah Penguatan Dolar AS Imbas Ketegangan Timur Tengah

Lukman Leong juga memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat masih akan terus melemah di tengah semakin tingginya harga minyak mentah akibat perang AS-Iran.

“Investor menantikan data penjualan ritel Indonesia yang akan dirilis siang ini,” tegasnya.(*)

Baca Juga:
Rupiah Terkapar di Level Rp17.188, Terburuk Sepanjang Sejarah