Rumah Baca Bondowoso Angkat Bicara Soal Wacana Sekolah Rakyat

Jurnalis: Haryono
Editor: Muhammad Faizin

14 Apr 2025 20:15

Thumbnail Rumah Baca Bondowoso Angkat Bicara Soal Wacana Sekolah Rakyat
Sahabat Riski Yanto selaku Founder rumah baca Bondowoso saat dikonfirmasi awak media, Senin (14/4/2025) (Humas Founder Rumah Baca Bondowoso for Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah harus mepertimbangkan kembali  program sekolah rakyat yang akan dijalankan.

Wacana pemerintah pusat bakal membangun Sekolah Rakyat (SR), menuai kontroversi. Pasalnya keberadaan SR, dinilai kurang tepat, mengingat Pendidikan di indonesia masih lemah,

Sahabat Riski Yanto selaku Founder rumah baca Bondowoso,  menyampaikan adanya sekolah rakyat ini bukan solusi untuk mengurangi angka kemiskinan. 

"Sebab pendidikan di Indonesia ini masih lemah seharusnya pemerintah bukan membuat program baru untuk pendidikan. 
Melainkan bagaimana pemerintah memanfaatkan sekolah yang ada untuk menunjang sarana prasarana yang masih banyak di lembaga lembaga kurang memadai terutama di pelosok pelosok desa.

"Pemerintah seharusnya melakukan penguatan sekolah negeri ataupun swasta yang sudah ada," ujarnya. 

Program sekolah rakyat dapat menciptakan segregasi atau dualisme dalam sistem pendidikan. Dengan adanya sekolah khusus untuk kelompok masyarakat tertentu, dikhawatirkan akan muncul anggapan sekolah kelas satu dan kelas dua. 

Jika Sekolah Rakyat secara eksplisit  ditujukan untuk kelompok tertentu, hal ini dapat menciptakan stigma atau persepsi negatif terhadap siswa yang bersekolah di sana maupun di sekolah yang sudah ada. Sehingga akan menciptakan perbedaan klaster.

Sedangkan UUD  Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas)  Pasal 4 Ayat (1)  : "Pendidikan diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa."  

Pasal ini secara eksplisit melarang diskriminasi dalam penyelenggaraan pendidikan, yang merupakan fondasi penting bagi kesetaraan peserta didik. Artinya, setiap peserta didik memiliki hak yang sama untuk diperlakukan adil tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, antar golongan, jenis kelamin, status sosial ekonomi, maupun kondisi fisik atau mental.

Sekolah Rakyat yang baru didirikan mungkin membutuhkan sumber daya yang sama dengan sekolah yang sudah ada, seperti guru berkualitas, fasilitas, dan anggaran. Hal ini dapat menciptakan persaingan yang tidak sehat dan berpotensi mengurangi kualitas sumber daya yang tersedia bagi sekolah yang sudah ada.

Maka dengan kekhawatiran beberapa hal di atas ini pemerintah perlu untuk mepertimbangkan kembali program yang akan di jalankan tersebut.

Baca Juga:
So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Baca Juga:
Batal di Buring! Sekolah Rakyat Kota Malang Dipindah ke Arjowinangun, Lahan Hijau Jadi Penyebabnya
Baca Sebelumnya

Pemprov Jawa Timur Pelopori Beasiswa S1 Hingga ke Luar Negeri

Baca Selanjutnya

2 Rumahnya Digeledah oleh KPK, La Nyalla: Saya Bukan Penerima Hibah Pokmas

Tags:

Bondowoso Sekolah Rakyat Prabowo Subianto

Berita lainnya oleh Haryono

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

16 April 2026 15:33

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

16 April 2026 15:25

Krisis Energi Disikapi Aksi Nyata, UIN KHAS Jember Gaungkan Satu Hari Tanpa BBM

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

16 April 2026 15:07

UIN KHAS Jember Gelar Temu Alumni Akbar, Ribuan Lulusan Siap Bersatu Dorong Kampus Berdampak

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

16 April 2026 14:55

Perkuat Gerakan Keluarga Sejahtera, 14 Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dilantik di Pendopo

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

16 April 2026 01:14

Bupati Bondowoso Buka Dialog dengan BAMAG, Perkuat Kerukunan Antarumat

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

16 April 2026 00:45

Audiensi dengan BI Jember, Pemkab Bondowoso Bahas Strategi Kembangkan UMKM

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H