Rocky Gerung Kritik Struktur Negara: Banyak Lulusan S3 Jadi Ojol karena Dealer Kuasai Sistem

Editor: Muhammad Faizin

17 Feb 2026 06:00

Headline

Thumbnail Rocky Gerung Kritik Struktur Negara: Banyak Lulusan S3 Jadi Ojol karena Dealer Kuasai Sistem
Rocky Gerung dalam acara yang disiarkan secara daring akun YouTube Pandu Negeri dikutip Senin (16/2/2026). (Tangkapan layar)

KETIK, YOGYAKARTA – Pengamat politik Rocky Gerung melontarkan kritik tajam terhadap kondisi pendidikan tinggi dan arah kepemimpinan nasional saat berbicara dalam forum Public Lecture Series 002 di Embung Giwangan, Yogyakarta, Senin, 16 Februari 2026. Ia menilai negara gagal memanfaatkan ledakan jumlah lulusan doktor yang seharusnya menjadi motor penggerak kebijakan publik berbasis pengetahuan.

Fenomena banyaknya lulusan S3 yang bekerja di luar bidang akademiknya bahkan hingga menjadi pengemudi ojek online dinilai sebagai gejala ketimpangan serius. Kondisi tersebut disebut sebagai tanda bahwa kapasitas intelektual tidak diberi ruang memadai dalam struktur pemerintahan dan pengambilan keputusan strategis.

"Kita hari ini mengalami surplus ijazah, tapi defisit value. Banyak lulusan S3 akhirnya hanya jadi supir ojek karena negara tidak mampu menyediakan ruang bagi pikiran mereka. Kenapa? Karena struktur teknokratis kita lebih banyak dikuasai oleh para dealer (pedagang kekuasaan), bukan leader," ujar Rocky Gerung, seperti dikutip dari Suara.com, jejaring media Ketik.com. 

Rocky menegaskan bahwa Indonesia saat ini mengalami surplus ijazah tetapi kekurangan nilai dan gagasan. Ia menyebut negara lebih sibuk mengelola kekuasaan ketimbang merawat tradisi berpikir kritis. Dalam pandangannya, banyak figur publik lebih berperan sebagai dealer kekuasaan daripada pemimpin yang menghadirkan visi dan integritas.

Baca Juga:
Bamsoet Launching Buku ‘Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung’

Struktur politik yang bertumpu pada elektabilitas dan pencitraan dianggap telah menggeser standar kepemimpinan berbasis etika serta intelektualitas. Kepemimpinan dinilai tidak lagi diuji melalui kapasitas berpikir dan rekam jejak gagasan, melainkan melalui popularitas yang dibentuk oleh survei dan mesin politik.

Dalam forum tersebut, Rocky juga mendorong Yogyakarta tetap mempertahankan reputasinya sebagai ruang subur bagi perdebatan akademik dan kebebasan berpikir. Ia mengingatkan agar kota pelajar itu tidak tunduk pada pragmatisme politik yang membatasi daya kritis masyarakat kampus. Menurutnya, komunitas intelektual harus terus menghidupkan tradisi oposisi yang sehat demi menjaga kualitas demokrasi.

"Jogja ini adalah tempat di mana orang datang untuk bertengkar secara akademis. Jangan sampai ruang ini dirampas oleh makhluk-makhluk pragmatis dan rakus yang ingin merampas hak generasi," tegas Rocky.

Kekhawatiran terhadap menyempitnya ruang partisipasi generasi muda turut disampaikan dalam diskusi itu. Sistem pendidikan yang dinilai kaku disebut telah membatasi kreativitas dan kebebasan berekspresi mahasiswa. Apabila ruang dialog tidak dibuka secara luas, aksi protes diyakini akan tetap muncul sebagai bentuk ekspresi politik yang tidak tersalurkan.

Baca Juga:
Rocky Gerung Disambut Antusias Anak Muda Kota Pahlawan di Public Lecture Pandu Negeri

Melalui kritik tersebut, Rocky ingin menegaskan bahwa persoalan bangsa bukan semata soal jumlah lulusan perguruan tinggi, melainkan soal keberanian negara menempatkan pemikiran sebagai fondasi kebijakan. Ia mengajak generasi muda untuk terus terlibat aktif dalam percakapan publik dan tidak membiarkan ruang intelektual dikuasai kepentingan pragmatis jangka pendek.

Baca Sebelumnya

Israel Beri Ultimatum 60 Hari kepada Hamas: Serahkan Senjata atau Perang Kembali Berkobar

Baca Selanjutnya

BMKG, Selasa 17 Februari 2026: Jakarta Berawan, Bandung dan Makassar Diprakirakan Hujan Ringan

Tags:

Rocky Gerung Lulusan S3 jadi Ojol Yogyakarta kota pelajar Jogja kota pelajar

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

15 April 2026 05:08

Bertemu Macron di Istana Élysée, Prabowo Perkuat Kerja Sama Indonesia–Prancis

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

14 April 2026 07:20

Takut Dibunuh Intel Iran, Anak Buah Netanyahu Minta PM Israel Boleh Tak Hadiri Sidang Korupsi

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

14 April 2026 06:20

Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar