KETIK, SAMPANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang memastikan ketersediaan gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Sampang dalam kondisi aman. Kepastian tersebut diperoleh setelah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) langsung ke SPBE PT Asa Perkasa Abimulya, Jalan Raya Camplong, Kecamatan Camplong. Kamis, 23 April 2026.

Pengecekan dilakukan oleh tim Unit Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Satreskrim Polres Sampang sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait isu kelangkaan serta dugaan harga LPG 3 kilogram yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). 

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan stok LPG bersubsidi di tangki timbun berada dalam kondisi aman. Persediaan tersebut diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat selama tiga hingga lima hari ke depan.

"Stok LPG di tangki timbun dalam kondisi aman dan mencukupi untuk distribusi beberapa hari ke depan," ujarnya.

Selain memeriksa ketersediaan, petugas juga melakukan uji petik terhadap 20 tabung LPG 3 kilogram yang baru diisi. Hasilnya, berat tabung masih dalam batas standar, yakni berkisar antara 8,01 hingga 8,05 kilogram. Dengan demikian, tidak ditemukan indikasi pengurangan isi.

Baca Juga:
Umar Faruk Apresiasi Kinerja Dody dan Sambut Tunjung Sughandika

Dari sisi peralatan, mesin pengisian (filling machine) di SPBE tersebut dinyatakan layak beroperasi. Mesin telah memiliki sertifikat uji tera yang masih berlaku serta dikalibrasi secara berkala oleh tim teknis.

Hasil audit distribusi menunjukkan penyaluran LPG kepada agen berjalan sesuai kuota harian. Petugas juga tidak menemukan adanya penahanan maupun penumpukan stok di tingkat SPBE.

Terkait harga, pihak SPBE menjual LPG kepada agen sesuai kontrak resmi dengan Pertamina tanpa adanya kenaikan. Oleh karena itu, dugaan kelangkaan di masyarakat diperkirakan terjadi pada rantai distribusi di tingkat pengecer.

Data distribusi dalam tiga hari terakhir turut menunjukkan pergerakan stok yang stabil, baik dari sisi pasokan maupun penyaluran. Secara keseluruhan, operasional SPBE PT Asa Perkasa Abimulya dinilai telah berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan regulasi yang berlaku.

Baca Juga:
Dukung Pendidikan Santri Yatim Piatu, Baznas Sampang Salurkan Santunan Bulanan

"Tidak ditemukan penyimpangan teknis maupun administratif yang menjadi penyebab langsung kelangkaan LPG 3 kilogram di Sampang," pungkasnya. (*)