Rekomendasi Empat Destinasi Wisata Religi di Pulau Madura

Jurnalis: Mustopa
Editor: Marno

17 Jul 2023 17:05

Thumbnail Rekomendasi Empat Destinasi Wisata Religi di Pulau Madura
Asta Tinggi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (Foto: instagram @exploremadura)

KETIK, PAMEKASAN – Objek wisata religi biasanya diserbu peziarah pada hari-hari besar Islam. Terutama pada momentum 1 Muharram atau tahun baru Islam yang tahun ini jatuh pada19 Juli 2023.

Salah satu yang bisa dipertimbangkan sebagai tujuan wisata religi adalah Pulau Madura. Sebab, di wilayah ini terdapat beberapa makam ulama yang dikenal keramat.

Menariknya, objek wisata religi di Madura ada di semua kabupaten, mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan hingga Sumenep. Bahkan, banyak peziarah yang datang ke tempat-tempat itu sekaligus.

Berikut Empat tempat wisata religi di Madura yang bisa dikunjungi:

Baca Juga:
Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

1. Makam Syaikhona Kholil

Makam Syaikhona Kholil Bangkalan tak pernah sepi peziarah setiap harinya. Wisata religi ini berada di Desa Martajasah atau sekitar 4 kilometer dari alun-alun Kota Bangkalan.

Makam Syaikhona Kholil selalu ramai pengunjung karena dianggap sebagai salah satu tempat keramat. Syaikhona Kholil merupakan waliullah yang melahirkan banyak ulama besar di Nusantara.

Pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH. Hasyim Asyari juga merupakan santri dari Syaikhona Kholil. Peziarah yang datang ke makam ini tidak hanya dari wilayah Madura, tapi banyak juga dari luar pulau.

Baca Juga:
Bau Limbah Kotoran Ayam Dikeluhkan Warga Bunten Barat Sampang, Diduga Milik Andi

2. Pasarean Batu Ampar

Pasaeran Batu Ampar yang berlokasi di Desa Pangbatok, Kecamatan Proppo Pamekasan juga menyedot antusias peziarah. Ada 6 makan waliullah yang berada di asta ini.

Syeh Abdul Mannan, salah satu waliullah yang dimakamkan di Pasarean Batu Ampar adalah putra Sayyid Husein. Sayyid Husein merupakan cucu dari Sunan Ampel dan Sunan Bonang.

Saat berkunjung ke Pasarean Batu Ampar, para tamu didata terlebih dahulu oleh petugas. Biasanya peziarah dimintai sumbangan seikhlasnya.

3. Asta Tinggi

Dari Pamekasan, peziarah biasanya melanjutkan perjalanan ke Sumenep. Ada wisata religi Asta Tinggi yang juga ramai pengunjung setiap harinya.

Asta Tinggi merupakan makam raja-raja Sumenep. Lokasinya berada di daerah perbuktian di Desa Kebunagung, sebelah barat Kota Sumenep.

Kompleks pemakaman ini disebut sudah ada sejak tahun 1600-an. Raja pertama yang dimakamkan adalah Pangeran Anggadipa.

4. Asta Sayyid Yusuf

Masih di Kabupaten Sumenep, ada satu lagi makam yang cukup keramat dan sering diserbu peziarah. Wisata religi tersebut berada di Desa Poteran, Kecamatan Talango.

Namun, untuk menjangkau wisata religi ini harus menyeberang dari Pelabuhan Kalianget menuju Talango menggunakan kapal tongkang atau perahu nelayanan. Waktu tempuhnya sekitar 10 menit.

Di kompleks pemakaman ini terdapat asta Sayyid bin Yusuf Bin Ali Bin Abdullah Bin Al Hasani. Sayyid Yusuf disebut sebagai mursyid tarekat Khalwatiyah.(*)

Baca Sebelumnya

Desa Oro-Oro Ombo Kota Batu Raih Penghargaan PKK Provinsi Jatim

Baca Selanjutnya

Tak Hanya Pedas, Ini 5 Fakta dari Cabai yang Jarang Diketahui

Tags:

Wisata Religi Pasarean Batu Ampar Makam Syaikhona Kholil Asta Tinggi Sayyid Yusuf Madura

Berita lainnya oleh Mustopa

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

13 April 2026 21:26

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

11 April 2026 13:38

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

10 April 2026 22:10

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

10 April 2026 18:49

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

8 April 2026 00:00

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

7 April 2026 08:00

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H