Ratusan Driver Ojol Demo di Balai Kota Blitar, Desak Penghapusan Zona Merah dan Parkir Liar

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Rahmat Rifadin

1 Des 2025 17:15

Thumbnail Ratusan Driver Ojol Demo di Balai Kota Blitar, Desak Penghapusan Zona Merah dan Parkir Liar
Ratusan ojol saat memadati kantor Wali Kota Blitar, Senin 1 Desember 2025. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Suasana Balai Kota Blitar mendadak ramai, Senin 1 Desember 2025. Ratusan driver ojek online dan taksi online dari berbagai komunitas mulai Torpedo, Cobra, hingga Dragon memadati halaman kantor wali kota. Mereka datang membawa satu tuntutan besar: hapus zona merah, lenyapkan parkir liar.

Aksi berlangsung tertib, tapi nada kekecewaan jelas terdengar dari para pengemudi. Mereka merasa akses untuk mengambil penumpang di sejumlah titik vital Kota Blitar masih terhambat, terutama di Terminal Patria dan Stasiun Kota Blitar, yang seharusnya menjadi jantung mobilitas warga.

Ketua Komunitas Torpedo, Sony Rumanto, menyebut kondisi ini sudah berjalan bertahun-tahun. Transportasi online beroperasi sejak 2017, namun ruang geraknya tak kunjung lega.

“Kita dihadapkan pada kenyataan bahwa masih adanya transportasi tradisional yang beroperasi di lokasi-lokasi tersebut,” ujar Sony.

Baca Juga:
Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Menurut Sony, zona merah dan pungutan liar membuat para driver seolah ditempatkan sebagai “tamu yang tidak diundang” di kota sendiri.

“Tuntutan kami jelas: penghapusan zona larangan dan pembebasan biaya parkir. Kami ingin ada kesepakatan yang memberi ruang bagi transportasi online untuk menjemput penumpang,” tandasnya.

Sony juga menyinggung gesekan yang kerap muncul antara pengemudi online dan konvensional. Situasi di lapangan tak selalu ramah.

“Sering terjadi gesekan. Semua sepakat, konflik ini harus selesai demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:
Perkuat Daya Tahan Ekonomi di Tengah Tekanan Pendapatan, Gubernur Khofifah Bagi-Bagi Bensin Gratis untuk 200 Ojol

Ia berharap aksi hari ini menjadi jembatan menuju kesepahaman baru.

“Kami ingin solusi yang saling menguntungkan. Bukan hanya untuk driver, tapi untuk masyarakat,” pungkasnya.

Wali Kota Blitar, Syaiqul Muhibbin atau akrab disapa Mas Ibin turun langsung merespons tuntutan para driver. Dengan nada menenangkan, ia memastikan bahwa pemerintah kota mendengar dan memahami keresahan para pengemudi online.

“Kami memahami aspirasi rekan-rekan komunitas pengemudi online. Insya Allah, kami akan memberikan surat edaran mengenai pembebasan zona merah ini,” ujar Mas Ibin.

Pemerintah, lanjutnya, sedang menyiapkan aturan baru terkait tata kelola transportasi di Kota Blitar.

“Kami akan membuat edaran tentang bagaimana tata kelola transportasi agar tidak ada yang dikhususkan atau ditekan,” imbuhnya.

Menariknya, Mas Ibin menegaskan bahwa zona merah yang selama ini menjadi momok para driver bukan aturan pemerintah, melainkan hasil kesepakatan informal antara pengemudi online dan offline.

“Zona merah itu sebenarnya bukan kebijakan pemerintah. Itu kesepakatan antara teman-teman ojol dan offline,” jelasnya.

Kota Blitar, katanya, sedang bergerak menuju penerapan smart city, sehingga semua jenis transportasi seharusnya dapat berjalan beriringan tanpa sekat.

“Kami ingin semua transportasi bisa beroperasi tanpa pembatasan. Kota Blitar ini kota pintar, dan teknologi harus dimanfaatkan semua pihak,” tegas Wali Kota.

Ia juga mengajak semua pelaku transportasi duduk bersama, mencari jalan keluar yang menguntungkan kota, masyarakat, dan sektor pariwisata.

“Dalam perekonomian, dalam pelayanan, tidak ada pembatasan-pembatasan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah kota akan melakukan uji coba penghapusan zona merah di dua titik paling sensitif: Terminal Patria dan Stasiun Kota Blitar. Uji coba dijadwalkan berlangsung sebelum masa liburan Natal dan Tahun Baru 2026, periode ketika mobilitas warga meningkat drastis.

Langkah ini diharapkan menjadi titik balik hubungan antara transportasi online dan offline, sekaligus memperbaiki layanan transportasi kota yang selama ini sering menuai keluhan. (*)

Baca Sebelumnya

Empati Terus Mengalir, Bantuan Jamaluddin Idham Sasar Korban Banjir di Aceh Utara

Baca Selanjutnya

‎211 Kecelakaan Terjadi di Kota Batu Sepanjang 2025, Rem Blong Bus Pariwisata Sumbang Korban terbanyak

Tags:

Ojol Ojek online Wali Kota Syauqul Muhibbin Zona Merah

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H