Pupuk Indonesia: Serapan Pupuk Subsidi Jember Tertinggi dalam Tiga Tahun, Jamin Stok Aman

Editor: Muhammad Faizin

17 Apr 2026 15:30

Thumbnail Pupuk Indonesia: Serapan Pupuk Subsidi Jember Tertinggi dalam Tiga Tahun, Jamin Stok Aman
Account Executive (AE) PT Pupuk Indonesia (Persero) wilayah Jember, Slamet Saputra (kiri) dan Kabid Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan Pertanian DTPHP Jember, Moch. Kosim (tengah), saat pertemuan di kantor DTPHP Jember, Jumat, 17 April 2026. (Foto: Istimewa)

KETIK, JEMBER – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengungkapkan tingginya antusiasme petani di Kabupaten Jember dalam menebus pupuk bersubsidi pada awal tahun 2026. Realisasi penebusan bahkan menembus sekitar 15.000 ton, menjadi capaian tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

Account Executive (AE) PT Pupuk Indonesia (Persero) wilayah Jember, Slamet Saputra, menyebut angka tersebut setara dengan 12 persen dari total alokasi pupuk bersubsidi untuk Jember pada 2026 yang mencapai 124.122 ton.

"Awal tahun, penebusan memecahkan rekor tertinggi. Kalau melihat fenomena realisasi ini, Jember termasuk (kategori) pemakaian serempak di seluruh wilayah," ujar Slamet Saputra saat ditemui dalam diskusi di kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Jumat, 17 April 2026. 

Ia menilai tingginya serapan pupuk ini dapat berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian di Jember. Untuk itu, pihaknya memastikan distribusi pupuk bersubsidi tetap berjalan optimal sesuai ketentuan pemerintah.

Baca Juga:
Dianggap Berhasil, Pj Kades di Jember Justru 'Didemo' Warga ke Kantor Kecamatan

Slamet menegaskan, ketersediaan pupuk bagi petani yang telah terdaftar tetap terjaga. Petani dapat menebus pupuk di kios resmi maupun Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) tanpa hambatan berarti.

Hingga 10 April 2026, stok pupuk bersubsidi di empat gudang wilayah Jember dinilai masih aman untuk mendukung musim tanam April hingga September 2026. Adapun rinciannya meliputi Urea sebanyak 1.760 ton, NPK Phonska 571 ton, pupuk organik 90 ton, dan ZA 39 ton.

Khusus untuk NPK Phonska, pasokan terus ditambah melalui pengiriman rutin dari Petrokimia Gresik. Distribusi dilakukan secara berkelanjutan guna menyesuaikan dengan tingginya kebutuhan di lapangan.

Sementara itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi tetap sesuai alokasi. Langkah ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan PT Pupuk Indonesia (Persero).

Baca Juga:
Petani Wajib Tahu! Jatah Pupuk Subsidi Pacitan 2026 Naik, Ini Rinciannya

Kepala Bidang Prasarana Sarana dan Penyuluhan Pertanian DTPHP Jember, Moch. Kosim, menegaskan pihaknya telah mengambil langkah antisipatif agar pasokan pupuk tetap terjaga dan tidak menimbulkan persepsi kelangkaan di masyarakat.

"Kami telah bersurat resmi kepada Pupuk Indonesia untuk memastikan kecukupan pasokan. Jangan sampai pada masa transisi ini muncul opini publik seolah-olah pupuk bersubsidi itu langka di lapangan," ujar Kosim. (*)

Baca Sebelumnya

[FOTO] Momen Akrab, Para Marcom Ascent Hospitality Group Eksplorasi Graha Ketik

Baca Selanjutnya

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Tags:

Petani Jember Moch Kosim Kabupaten Jember Pupuk indonesia Pupuk Subsidi NPK Phonska Kepala Bidang Prasarana Sarana dan Penyuluhan Pertanian DTPHP Jember

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Pupuk Indonesia: Serapan Pupuk Subsidi Jember Tertinggi dalam Tiga Tahun, Jamin Stok Aman

17 April 2026 15:30

Pupuk Indonesia: Serapan Pupuk Subsidi Jember Tertinggi dalam Tiga Tahun, Jamin Stok Aman

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

16 April 2026 05:50

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H