Puluhan Wartawan Antusias Ikuti Workshop Laws of The Game yang Digelar PSSI di Unesa

Jurnalis: Muhammad Dzikrullah Akbar
Editor: Mustopa

19 Apr 2026 15:07

Thumbnail Puluhan Wartawan Antusias Ikuti Workshop Laws of The Game yang Digelar PSSI di Unesa
Puluhan Jurnalis di Surabaya dan sekitarnya sedang berfoto bersama disela acara Workshop Laws of The Game yang digelar PSSI di Unesa pada Sabtu, 18 April, 2026. (Foto: PSSI)

KETIK, SURABAYA – Puluhan jurnalis di Surabaya dan sekitarnya antusias mengikuti Workshop Laws of The Game yang digelar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan dukungan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Sabtu, 18 April, 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Studio Gedung U5 Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa tersebut menghadirkan Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, sebagai narasumber utama.

Selama lebih dari dua jam, para jurnalis yang kerap meliput kompetisi sepak bola nasional, mulai dari kasta terbawah hingga tertinggi, termasuk pertandingan tim nasional di berbagai kelompok usia, mendapatkan wawasan baru terkait aturan-aturan perwasitan terkini.

Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di dunia perwasitan, Ogawa membagikan pengetahuan mendalam seputar Laws of The Game. Materi yang disampaikan dinilai sangat berharga bagi para jurnalis dalam memahami sudut pandang wasit.

Baca Juga:
Bagaimana Kesan Jadi Istri Wartawan? Ini Kisah Erva Mendampingi Akhmad Munir dari Nol Sampai Puncak Karir

Ogawa menjelaskan, Komite Wasit PSSI terus menjalankan program edukasi dan pelatihan wasit secara berkelanjutan, mulai dari level grassroots hingga profesional. Selain itu, pihaknya juga berupaya memastikan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi para wasit.

"Namun, masih ada bentuk kekerasan terhadap perangkat pertandingan dari level amatir hingga tertinggi," tegas Ogawa.

Pria kelahiran 1959 itu mengaku tidak sependapat dengan anggapan bahwa kekalahan tim selalu disebabkan oleh wasit. Menurutnya, dalam praktiknya, profesi wasit kerap menjadi pihak yang menerima komplain.

Untuk mengatasi hal tersebut, Ogawa membuka ruang komunikasi dengan klub. Ia bahkan aktif mengunjungi klub-klub untuk berdialog langsung.

Baca Juga:
Khofifah Bahas Kerja Sama Sister Province Jatim–Alexandria, Fokus Perdagangan dan Pendidikan

"Salah satu tujuannya, kami ingin memperdalam pemahaman klub-klub tersebut terhadap perwasitan. Dari situ kami dapat wawasan tentang bagaimana sepak bola Indonesia berjalan,' jelasnya.

Ia menambahkan, perbedaan interpretasi antara klub dan Laws of The Game kerap terjadi. Karena itu, pihaknya memberikan umpan balik berdasarkan aturan resmi yang berlaku.

Komite Wasit PSSI juga telah mengembangkan Refer System, sebuah aplikasi yang memungkinkan klub menyampaikan pertanyaan maupun komplain pascapertandingan, baik dalam bahasa Indonesia maupun Inggris.

Adapun fokus komplain dalam sistem tersebut meliputi empat aspek utama, yakni gol atau tidak, penalti atau tidak, kartu merah langsung atau tidak, serta mistaken identity.

"Setahu kami, hanya Indonesia yang memakai sistem ini di ASEAN. Di Asia pun hanya sedikit negara yang menggunakannya," ungkapnya.

Terkait kegiatan media briefing, Ogawa menyebut program ini telah berjalan sejak pertengahan 2023 di Jakarta. Ia menambahkan, di Jepang melalui JFA, kegiatan serupa juga rutin dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut, Ogawa turut menyoroti pemberitaan sepak bola di sejumlah media. Menurutnya, masih ada laporan yang ditulis berdasarkan opini atau interpretasi pribadi, meskipun sebagian sudah sesuai dengan Laws of The Game. Padahal, kata dia, pemberitaan media memiliki dampak besar terhadap persepsi publik.

"Itulah mengapa teman-teman media juga memegang peranan kunci dalam sepak bola di Indonesia. Kami hadir untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang Laws of The Game agar kita bersama-sama bisa mengembangkan sepak bola Indonesia," terang Yoshimi Ogawa.

Workshop berlangsung interaktif dengan komunikasi dua arah. Ogawa memutarkan sejumlah cuplikan pertandingan dari BRI Super League dan Pegadaian Championship, termasuk momen key match incident (KMI) seperti keputusan penalti, kartu merah, hingga handball.

Para jurnalis diajak menganalisis setiap insiden untuk menentukan apakah termasuk pelanggaran serta layak diberikan sanksi.

Mewakili Unesa, Wakil Dekan I FIKK, Prof. Gigih Siantoro menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

"Kami dengan senang hati mendukung agenda yang sangat positif ini. Banyak pengetahuan baru yang kami dapatkan. Unesa membuka diri apabila agenda ini akan dilaksanakan kembali," ujar Gigih.

Para peserta pun mengaku mendapatkan wawasan baru dan menilai workshop ini penting untuk meningkatkan pemahaman terhadap Laws of The Game. (*)

Baca Sebelumnya

PPP Kota Blitar Gelar Muscab X, Regenerasi Didorong dan Target 6 Kursi 2029 Digaungkan

Baca Selanjutnya

Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

Tags:

infosurabaya ##beritaSurabaya #JurnalisSurabaya UniversitasNegeriSurabaya #WorkshopUnesa #PuluhanWartawan

Berita lainnya oleh Muhammad Dzikrullah Akbar

Puluhan Wartawan Antusias Ikuti Workshop Laws of The Game yang Digelar PSSI di Unesa

19 April 2026 15:07

Puluhan Wartawan Antusias Ikuti Workshop Laws of The Game yang Digelar PSSI di Unesa

Kebakaran di Pabrik Margomulyo Surabaya, Puluhan Armada hingga Robot Pemadam Dikerahkan

17 April 2026 14:32

Kebakaran di Pabrik Margomulyo Surabaya, Puluhan Armada hingga Robot Pemadam Dikerahkan

Puncak HPN 2026 PWI Jatim! Cak Munir Luncurkan Buku Biografi, 24 Tokoh Raih Penghargaan

17 April 2026 10:34

Puncak HPN 2026 PWI Jatim! Cak Munir Luncurkan Buku Biografi, 24 Tokoh Raih Penghargaan

Dramatis! Real Madrid Tersingkir Usai Kartu Merah Camavinga, Bayern Munchen Lolos ke Semifinal

16 April 2026 12:09

Dramatis! Real Madrid Tersingkir Usai Kartu Merah Camavinga, Bayern Munchen Lolos ke Semifinal

Mengenal Arek Suroboyo Muhammad Alif Alfarisi Ma’ruf, Baru Kelas 12 Sudah Punya Bisnis Minuman “Livv of Matcha”

16 April 2026 03:05

Mengenal Arek Suroboyo Muhammad Alif Alfarisi Ma’ruf, Baru Kelas 12 Sudah Punya Bisnis Minuman “Livv of Matcha”

Penemuan Jenazah di Rusun Gunung Sari Surabaya, Tim Call 112 Evakuasi dari Lantai 4

15 April 2026 13:48

Penemuan Jenazah di Rusun Gunung Sari Surabaya, Tim Call 112 Evakuasi dari Lantai 4

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend